Antara Upah dan Ilmu

INSPIRADATA. Suatu ketika Ibnu Haitsam r.a. didatangi oleh salah seorang anak pejabat tinggi Simnan yang memintanya agar memberikan pelajaran untuknya.

la pun menyanggupinya dengan syarat ia diberi upah seratus dinar setiap bulannya. Anak pejabat itu menyetujuinya, kemudian ia tinggal bersamanya selama tiga tahun untuk belajar.

Ketika masa belajar yang disepakati telah berakhir, putra pejabat tinggi itu mohon izin untuk kembali ke rumahnya.

Tiba-tiba Ibnu Haitsam r.a. memberikan sejumlah uang kepadanya seraya berkata, “Ambillah semua uangmu ini. Aku tidak memerlukannya. Aku hanya ingin menguji kesungguhanmu dengan permintaan upah itu. Ketika aku melihat kamu rela mengeluarkan uang banyak untuk menuntut ilmu, aku pun berusaha keras untuk mengajari dan membimbingmu.”[]

Sumber: ceritainspirasimuslim


Artikel Terkait :

About Hida

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *