Apa Bedanya Kesepian dengan Kesendirian?

0

Banyak yang menyebutkan bahwa kesepian dengan kesendirian itu sama. Ternyata beda.

BACA JUGA: Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Orang yang punya pasangan dan banyak teman akan dianggap lebih bahagia daripada orang yang tak punya pasangan. Beberapa hasil penelitian di bawah ini akan mengubah pandangan kita tentang makna kesepian.

Kedengarannya memang menakutkan. Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat oleh US National Library of Medicine – National Institute of Health, kesepian bisa menghasilkan hormon stres lebih banyak yang bisa berpengaruh pada kesehatan dan berkaitan dengan beberapa penyakit, seperti jantung, diabetes, bahkan demensia. Orangtua atau orang lanjut usia memiliki risiko yang lebih besar ketimbang anak muda.

Seperti yang sempat disinggung di atas, kedua hal ini sepintas serupa namun memiliki makna yang berbeda. Orang lanjut usia atau anak muda yang sering menghabiskan waktunya sendiri, terlepas apakah memiliki pasangan atau tidak, bukan berarti dirinya merasa kesepian atau merasa nggak bahagia.

Banyak yang keliru dalam memahami fakta ketika beberapa pasangan gagal dalam pernikahannya. Namun bukan berarti kita lantas menghindari pernikahan.

Meski demikian, kesepian juga bisa dirasakan oleh pasangan yang punya pasangan, bahkan sudah memiliki suami atau istri. Kesepian juga bisa datang kepada mereka yang memiliki banyak teman.

BACA JUGA: Inggris Punya Kementerian Urusan Kesepian

Jika kita masih sendiri tapi bisa menikmati hari-hari dengan tidak merasa kesepian, itu bagus. Namun juga bukan berarti kita menutup diri dari orang lain yang akan membuat hari-hari lebih berwarna. []

SUMBER: POBELA

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline