Apa Hukumnya Berziarah Kubur Menurut Islam
Foto: Howieandbelle

Apa Hukumnya Berziarah Kubur Menurut Islam

Ziarah kubur menjadi salah satu ritualistik umat Islam yang biasa dikenal dengan nyekar. Ziarah kubur bukan hanya sekedar mengunjungi kuburan dan berdoa di dalamnya, namun juga memiliki makna dan hikmah tersendiri.

Awalnya ziarah kubur ini dilarang atau menjadi bentuk ibadah yang diharamkan. Sebab masyarakat saat itu masih belum berkembang pemikirannya dan masih percaya dengan ghaib atau mistis yang dapat membawa pada kesyirikan.

BACA JUGA:  Apakah Penghuni Kubur Bisa Dangar dan Jawab Salam para Penziarah?

Hadits Buraidh bin Al-Hushaib dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda, “Sesungguhnya aku pernah melarang kalian untuk menziarahi kubur, maka (sekarang) ziarahilah kuburan.” (HR Imam Muslim dan Abu Daud)

Dalam ceramahnya, Ustad Abdul Somad pun menjelaskan mengapa dulu ziarah dilarang, ini dikarenakan 3 Hal.

Pertama, kukuh angkuh dan sombong. Seperti yang tercantum dalam surah At-Takasur ayat 1-2, “Bermegah-megah telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.”

BACA JUGA: Apakah Orang Sudah Meninggal Tahu Orang yang Berziarah ke Makamnya?

Kedua, ziarahnya dilakukan karena meminta kepada yang ada di dlaam kubur.
Ketiga, karena dia lalai. Dia bersedih karena anak yang meninggal terus ia tangisi. Padahal itu jelas tidak boleh.

Tapi, ketika ziarah kubur dilakukan untuk 3 hal maka diperboLehkan.
Pertama, mengingat mati. Kedua, dapat melembutkan hati. ketiga, membuatnya meneteskan air mata. []


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *