Unik, Informatif , Inspiratif

Apa Itu Skizofrenia?

0

Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat, dimana penderita menginterpretasi realita secara abnormal. Gangguan kejiwaan ini dapat menyebabkan gejala halusinasi, delusi, serta pola pikir dan perilaku yang dapat mengganggu fungsi sehari-hari.

Skizofrenia adalah kondisi jangka panjang yang membutuhkan penanganan seumur hidup.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan tahun 2007 di National Library of Medicine National Institute of Health, Amerika Serikat, skizofrenia telah lama dihubungkan dengan peningkatan risiko percobaan bunuh diri.

Bunuh diri bisa dikatakan sebagai penyebab utama kematian utama pada penderita skizofrenia. Beberapa penelitian mengindikasikan kisaran 5-13 persen pasien mati karena bunuh diri, bahkan kemungkinan besar lebih tinggi.

Penderita skizofrenia berisiko lebih tinggi untuk melakukan usaha bunuh diri, hingga 8 kali lipat. Selain itu, para penderita skizofrenia juga diketahui memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kematian akibat penyakit seperti gangguan pernapasan.

Pencegahan usaha bunuh diri pada penderita sering kali sulit dilakukan karena tindakan dan perilaku mereka sangat sulit untuk ditebak dan impulsif. Sangat penting bagi para petugas medis, anggota keluarga, dan teman penderita skizofrenia untuk mengetahui beberapa faktor risiko percobaan bunuh diri.

Penting juga untuk mengenali situasi lingkungan seperti apa yang sering ditemui saat usaha bunuh diri dilakukan.

Seorang penderita skizofrenia memiliki risiko bunuh diri yang lebih tinggi bila ia sebelumnya dapat melakukan semuanya dengan baik sebelum didiagnosis menderita skizofrenia. Biasanya depresi muncul setelah ia didiagnosa menderita skizofrenia. Risiko semakin meningkat jika ia memiliki riwayat mengkonsumsi alkohol atau penyalahgunaan zat lainnya, serta pernah melakukan usaha bunuh diri sebelumnya.

Sebuah studi di Kanada yang dipublikasikan dalam Canadian Medical Association Journal, menyebutkan bahwa penderita skizofrenia berisiko 3 kali lipat mengalami kematian dan cenderung mati muda. Dilansir dari laman Boldsky, studi tersebut melihat pada jumlah kematian di Ontario, Kanada, selama tahun 1993-2012, dengan jumlah kematian lebih dari 1,6 juta.

Berdasarkan data tersebut, sebanyak 31.349 kematian akibat skizofrenia adalah wanita, berusia lebih muda, dan tinggal dalam lingkungan berpendapatan rendah.

Selain itu, penderita gangguan mental ini meninggal delapan tahun lebih cepat dibandingkan dengan populasi umum. Usia kematian juga meningkat dari rata-rata 64,7 tahun menjadi 67,4 tahun dari 1993 ke 2012. []

Sumber: Klikdokter


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.