halloween (foto: CNBC)

Apa Tanggapan Islam tentang Perayaan Halloween?

Akhir Oktober ini, jagad media dan hiburan diramaikan dengan istilah “Halloween”. Adanya hal tersebut, apakah yang seharusnya dilakukan seorang muslim?

Selain itu, timbul pertanyaan dari seorang Muslim di Barat,  tepatnya di Amerika sana bernama Amr, “Apa tanggapan Islam tentang Halloween?”

Mengenai hal tersebut, ada penjelasan yang menerangkan:

1 – Halloween adalah perayaan tahunan tahunan berdasarkan doktrin pagan Celtic dan Eropa dan secara tradisional diterapkan pada malam tanggal 31 Oktober.

2 – Ini berasal dari ritual yang melibatkan roh-roh jahat dan penyembahan iblis dan melambangkan awal Tahun Baru Druid yang kuno, yang berpendapat bahwa orang-orang yang telah meninggal mengunjungi kembali rumah mereka pada saat itu.

3 – Halloween merupakan tahun baru pemuja setan. Perayaan Muslim pada hari semacam itu karena itu berdosa dan haram, karena melibatkan unsur-unsur paling jahat dari politeisme dan ketidakpercayaan.

Dalam menanggapi pertanyaan tersebut kembali, Dr. Muzamil Siddiqi, mantan presiden Perhimpunan Islam Amerika Utara (ISNA), menyatakan:

Halloween adalah liburan penyembah berhala tua dan orang mati. Kemudian beberapa orang Kristen mencoba mengkristenkannya dengan menyebutnya “All Saints Day”. Namun masih banyak orang Kristen yang membencinya dan menganggapnya sebagai hari libur yang buruk. Beberapa dari mereka bahkan menyebutnya sebagai “helliday.”

Apakah orang Kristen menerimanya atau tidak, kita orang Islam seharusnya tidak menerima liburan ini. Tidak ada artinya. Mengenakan kostum, menipu, merawat, dan mendekorasi rumah dengan penyihir, jaring laba-laba dan membuang begitu banyak labu, dll, adalah hal yang menjijikkan.

Aneh rasanya melihat orang-orang yang masuk akal bersikap aneh dan melakukan hal-hal bodoh. Hal ini juga menjadi sangat berbahaya saat ini. Beberapa orang benar-benar bertingkah seperti monster dan penyihir. Muslim seharusnya tidak ikut dalam liburan ini. []

Sumber: AboutIslam


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *