mahasiswi dilarang memakai cadar
Ilustrasi: Merdeka

Australia Mulai Berlakukan UU Larangan Cadar di Ruang Publik

Austria baru memberlakukan Undang-undang (UU) yang melarang penggunaan cadat bagi Muslimah di ruang publik, Ahad (01/10/2017). UU ini menyebutkan, wajah seseorang harus terlihat dari garis rambut hingga ke dagu.

UU ini tidak hanya melarang pakaian Muslim seperti burka atau niqab. Namun juga membatasi penggunaan masker wajah dan make-up badut.

Pemerintah Austria mengatakan, hukum tersebut diberlakukan untuk melindungi nilai-nilai Austria. Pemberlakuan diresmikan menjelang pemilihan umum di akhir bulan ini, yang bisa menjadi keuntungan bagi Partai Kebebasan dari sayap kanan.

Pejabat pariwisata menyatakan kekhawatiran bahwa UU tersebut dapat memengaruhi jumlah wisatawan dari Teluk. Kelompok-kelompok Muslim juga telah mengecam UU ini.

Mereka mengatakan hanya sedikit minoritas Muslim Austria yang memakai cadar penuh di wajah. Diperkirakan ada 150 wanita mengenakan cadar penuh di Austria.

Perancis dan Belgia memperkenalkan larangan penggunaan cadar pada 2011 dan tindakan serupa saat ini dilakukan oleh parlemen Belanda. Kanselir Jerman Angela Merkel juga mengatakan cadar harus dilarang di Jerman. Sedangkan Inggris tidak melarang niqab atau burqa.

Sumber: Republika


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *