Unik, Informatif , Inspiratif

Awas, 3 Gangguan Kesehatan Ini Diturunkan Secara Genetik

0

Beberapa orang lahir dengan kondisi sehat, sementara sisanya mengalami gangguan kesehatan yang diturunkan secara genetik. Hal ini tak bisa disalahkan pada keluarga yang terdahulu, melainkan harus ditangani secara bijak dan telaten agar tak semakin parah.

Sejumlah tes DNA biasanya dilakukan demi mengetahui gangguan kesehatan yang dialami akibat diturunkan secara genetik. Beberapa metode pengujian mematok harga mahal, sisanya terjangkau namun belum bisa dipastikan secara sahih.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah 3 gangguan kesehatan yang diturunkan secara genetik:

Kolesterol tinggi

Selain pola hidup tidak sehat seperti asupan makanan, risiko seseorang mengalami kolesterol tinggi bisa juga terjadi karena diturunkan secara genetik. Mirisnya, banyak seseorang yang telat mengetahui dirinya terkena kolesterol tinggi saat mengalami serangan jantung di usia muda.

Penyakit jantung

Kita tahu bahwa kebiasaan gaya hidup kerap dikaitkan dengan risiko penyakit jantung. Namun jangan salah, sebab gangguan yang satu ini juga bisa terjadi karena diturunkan secara genetik.

Sebuah studi penting dilakukan pada tahun 2016 terhadap lebih dari 55.000 peserta yang kemudian diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa menjaga gaya hidup sehat bagi orang-orang yang memiliki risiko genetik untuk penyakit jantung sangatlah penting.

Depresi

Para peneliti masih harus banyak belajar tentang kondisi mental dan dampaknya pada genetik. Namun dengan melihat sejarah pada keluarga Anda, hal itu dapat memberikan setidaknya petunjuk awal untuk mencegah depresi sejak dini. Mempertimbangkan riwayat kesehatan mental keluarga Anda, sedikit banyak memberikan alarm sejak dini untuk meminimalkan risiko penyakit depresi.

Agar lebih waspada, sudah semestinya Anda memahami berbagai gangguan kesehatan yang diturunkan secara genetik seperti beberapa penyakit di atas. Dengan melihat riwayat keluarga, maka Anda dapat melakukan pencegahan sedini mungkin sebelum terjangkit dan menjadi semakin parah. []

SUMBER: www.klikdokter.com


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.