Foto: Republika

Awas, Jangan Minum dalam Kondisi Ini!

INSPIRADATA. Minum sambil berdiri hingga menenggak air yang sangat dingin mungkin merupakan hal yang cukup sering ditemui, khususnya pada saat cuaca sangat panas. Meski terlihat ‘biasa’, dua hal tersebut sebenarnya merupakan etika yang salah saat minum, selain memang syari’at melarang seperti itu.

Seperti halnya makan, minum juga memiliki aturan dan etika tersendiri yang sebaiknya dilakukan. Times of India merangkum setidaknya ada enam kesalahan yang seringkali dilakukan oleh banyak orang namun dianggap biasa.

Minum Sambil Berdiri

Menurut Ayurveda dan naturopati, minum air sambil berdiri akan membuat air lebih cepat turun ke usus. Kondisi ini membuat nutrisi dalam air tidak terserap dengan maksimal dan dapat berujung pada kondisi kesehatan yang leih serius seperti radang sendi, kerusakan ginjal dan asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Etika yang disarankan saat minum air ialah dalam posisi duduk.

Terlalu Banyak Minum dalam Sekali Tenggak

Saat haus, dorongan untuk minum banyak air dalam sekali tenggak memang sangat besar. Akan tetapi, dalam keadaan sehaus apapun, jauh lebih baik menelan air sedikit demi sedikit. Alasannya, air liur memiliki sifat alami basa dan air seharusnya diberikan waktu untuk bercampur dengan air liur.

Dengan begitu, campuran basa dan air dapat membantu stabilisasi asam di dalam perut. Alasan kedua, minum air secara perlahan dapat menenangkan sistem pencernaan. Sebaliknya, minum dengan jumlah banyak dalam sekali tenggak dapat menyebabkan sakit perut.

Sedikit Minum

Sedikit minum dapat berujung pada timbulnya rasa lapar. Seringkali rasa haus akibat kurang minum diterjemahkan sebagai rasa lapar. Oleh karena itu, minum air secara rutin sepanjang hari dapat mencegah timbulnya rasa lapar yang tidak perlu dan mencegah makan berlebih. Ketika rasa lapar datang, coba minum air terlebih dahulu untuk memastikan apa rasa lapar yang dirasakan terjadi akibat lapar atau haus.

Air Terlalu Dingin

Tak ada yang lebih menyegarkan dibanding minum air dingin di tengah terik matahari. Hanya saja, jarang diketahui bahwa rasa haus jauh lebih baik diatasi dengan air bersuhu ruangan dibandingkan air dingin. Air dingin dapat mengejutkan indera-indera tubuh dan mengganggu cairan pencernaan. Faktanya, menurut Ayurveda, konsumsi air dingin saat makan dapat memberi efek yang kurang baik bagi pencernaan.

Minum Terlalu Banyak Sebelum Makan

Menurut Ayurveda, minum air terlalu banyak sebelum makan dapat mengganggu proses pencernaan. Saat perut terisi air terlalu banyak, perut tidak memiliki cukup ruang untuk melakukan proses pencernaan dengan baik. Saat makan, Ayurveda menyarankan perut terisi 50 persen makanan, 25 persen air dan 25 persen lainnya dikosongkan untuk memberi ruang bagi proses dan cairan pencernaan.

Minum Sembarang Waktu

Minum air memang bisa dilakukan kapan saja. Akan tetapi ada waktu-waktu terbaik untuk minum air putih. Sesaat setelah bangun tidur, disarankan untuk minum dua gelas air putih. Selain itu 20-30 menit sebelum makan juga disarankan untuk minum satu gelas air putih. Waktu lain yang disarankan untuk minum segelas air putih ialah sebelum mandi, sebelum tidur, serta sebelum dan sesudah berolahraga.

Menurut Times of India, tidak disarankan untuk minum air putih dari botol dan minum terlalu banyak dalam satu waktu. Dalam keadaan sakit, disarankan untuk minum air putih lebih banyak.

Sumber


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *