, Awas Perhatikan, Ini Beberapa Penyakit yang Dapat Berkembang karena Perubahan Iklim
Unik, Informatif , Inspiratif

Awas Perhatikan, Ini Beberapa Penyakit yang Dapat Berkembang karena Perubahan Iklim

0

 

Perubahan iklim tidak hanya berbahaya bagi bumi. perubahan iklim juga dapat mempengaruhi kesehatan kita. Pasalnya, perubahan iklim dapat memunculkan beberapa penyakit yang cukup berbahaya.

Hal ini terjadi karena aktivitas manusia yang menghasilkan berbagai gas sehingga memerangkap panas di atmosfer. Dampaknya, suhu rata-rata bumi menjadi lebih hangat dari tahun ke tahun. Beberapa negara didunia mengalami gelombang panas dan kenaikan curah hujan.

Ini adalah kondisi yang ideal bagi serangga untuk berkembang biak. Nyamuk, lalat, dan serangga sejenisnya bermigrasi dari wilayah yang dingin menuju tempat yang lebih hangat. Akibat perubahan iklim yang begitu drastis, perkembangbiakan bakteri, virus, dan parasit juga meningkat.

Berikut adalah penyakit yang timbul akibat perubahan iklim

Beberapa penyakit ini sering timbul ketika perubahan iklim.

1. Malaria

Malaria dapat disebabkan karena infeksi Plasmodium. Penyakit ini masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles. Gejalanya tidak lain adalah demam, sakit kepala, dan menggigil. Jika Anda menyepelekannya tanpa penanganan segera, penyakit dapat bertambah parah dan akan berakibat fatal.

2. Kolera

Kolera disebabkan oleh infeksi bakteri Vibrio cholerae. Penyakit ini menular lewat makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Penderita umumnya mengalami diare dan dehidrasi parah yang dapat mengakibatkan kematian jika tidak ditangani.

Penyakit kolera biasanya lebih banyak terjadi di wilayah kumuh, padat penduduk, dan sulit mendapatkan akses air bersih. Cara terbaik menghadapi masalah ini, yaitu dengan membersihkan air dan makanan sebelum dikonsumsi.

3. Demam berdarah

Demam berdarah merupakan kasus penyakit yang sering di alami. Demam berdarah seperti halnya malaria, demam berdarah juga menular melalui gigitan nyamuk. Bedanya penyakit yang satu ini disebabkan oleh infeksi virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes.

Gejala demam berdarah antara lain demam, sakit kepala, sendi terasa linu, serta muncul bintik-bintik merah pada tubuh. Demam berdarah yang tidak ditangani dapat menyebabkan perdarahan, syok, hingga kematian.

4. Pneumonia

Pneumonia adalah penyakit infeksi pada kantung udara dalam paru-paru, atau alveoli. Penyebabnya bisa berasal dari bakteri, virus, hingga jamur. Alveoli yang terinfeksi akan mengalami peradangan dan terisi oleh dahak, lendir, atau cairan.

Pneumonia banyak terjadi pada perokok, balita, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, dan penderita penyakit kronis. Penyakit ini bisa lebih mudah menyebar akibat perubahan iklim. Pasalnya, mikroba penyebab penyakit menjadi semakin banyak.

5. Hepatitis

Hepatitis A adalah penyakit peradangan pada hati akibat infeksi virus hepatitis A (HAV). HAV memasuki tubuh manusia melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Penyakit satu ini tidak berbahaya. Namun, gejala hepatitis A bisa amat mengganggu kegiatan sehari-hari.

Anda dapat mencegah hepatitis A dengan melakukan vaksinasi dan menjaga kebersihan diri. Cuci tangan Anda dengan air mengalir dan sabun usai menggunakan kamar mandi, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah mengganti popok anak.

Itu tadi penjelasan seputar beberapa penyakit yang dapat berkembang karena perubahan iklim. Semoga dapat bermanfaat, karena belakangan ini tengah perubahan iklim. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.