Azab Pedih Bagi Para Pembohong

0

Dalam Islam berbohong adalah salah satu perbuatan tercela. Ketika seseorang memulai satu kebohongan, maka akan ada kebohongan ke dua, ke tiga dan seterusnya. Demikianlah, satu kebohongan akan menciptakan kebohongan baru untuk menutupi kebohongan sebelumnya.

Apabila kita sudah terbiasa berbohong, segeralah bertaubat dan mulailah untuk menjauhi perbuatan tercela ini. Karena sesungguhnya di akhirat kelak orang-orang yang terbiasa berbohong akan merasakan azab dari Allah SWT.

Azab tersebut amatlah pedih, nantinya orang-orang pembohong ini akan dipotong lidahnya dengan gunting api, lalu lidah tersebut akan Allah tumbuhkan lagi untuk kembali dipotong dan begitulah seterusnya.

Sebagaimana Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Pada malam Isra aku dibawa ke berbagai kaum yang lidah mereka dipotong dengan gunting api. Setiap kali berakhir dipotong, lidah itu kembali lagi. Aku mengatakan, ‘Siapakah mereka itu, wahai Jibril?’ Jibril mengatakan, ‘Mereka merupakan para pembicara dari kalangan umatmu yang mereka mengucapkan apa yang tak mereka lakukan serta mereka membaca Kitabullah, tapi tak mengamalkannya’,” (Shahiihul Jami’: 128).

Dalil lainnya berasal dari Usamah bin Zaid, ia mengatakan: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Akan didatangkan seseorang kemudian dirinya dilemparkan ke neraka. Maka dirinya di sana berputar semacam berputarnya keledai di tempat penggilingannya, sampai para penduduk neraka berkumpul mengelilinginya. Mereka mengatakan kepadanya, ‘Wahai Fulan bukankah engkau dulu di dunia yang menyuruh kami ke yang baik serta melarang kami dari yang mungkar?’”

Usamah mengatakan, dirinya menjawab, “Aku dulu menyuruh kalian terhadap yang baik (tapi) aku tak melakukannya. Serta aku melarang kalian dari yang kurang baik, (tapi) aku melakukannya,” (Shahiihul Jami’).[]

Sumber: www.infoyunik.com

Kamu Sedang Offline