Dalam Musibah, Ternyata Ada Kebaikannya, Maksudnya?

0

Musibah merupakan hal yang biasa dirasakan oleh manusia, hakikat musibah adalah datang hanya dari Allah dengan maksud dan tujuan tertentu. Namun di balik itu semua ada hal yang sangat indah yang diberikan Allah jika kita lakukan hal ini.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya maka Allah akan menimpakan kepadanya musibah.” [HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyalallaahu’anhu]

Diantara Kebaikan Musibah:

  1. Besarnya nikmat Allah ta’ala kepada seorang muslim yang tertimpa musibah, yaitu pahala yang melimpah apabila dihadapi dengan kesabaran.

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Hanyalah orang-orang yang sabar itu pahala mereka tanpa batas.” [Az-Zumar: 10]

  1. Dosa-dosa pun berguguran

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ ، وَلاَ وَصَبٍ ، وَلاَ هَمٍّ ، وَلاَ حُزْنٍ ، وَلاَ أَذًى ، وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidak ada musibah apa pun yang menimpa seorang muslim, apakah keletihan, penyakit, kegalauan, kesedihan, kezaliman, sakit hati, sampai duri kecil yang menusuknya, kecuali dengan sebab itu Allah ta’ala akan menghapus kesalahan-kesalahannya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri dan Abu Hurairah radhiyallaahu ta’ala ‘anhuma]

  1. Hingga ia menghadap Allah ta’ala tanpa dosa sedikit pun

Rasululllah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Tidak henti-hentinya musibah menimpa seorang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya, sampai ia berjumpa dengan Allah tanpa dosa sedikit pun.” [HR. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 2280]. []

loading...
loading...
Comments
Loading...