Unik, Informatif , Inspiratif

Bagaimana Hukum Adzan di Telinga Bayi Baru Lahir?

0

Dalam menyambut lahirnya buah hati, ayah dianjurkan mengumandangkan adzan dan iqamah di telinga bayi.

Adzan sebelah kiri dan iqamah sebelah kanan. Menurut Ustad Abdul Somad, cara mengumandangkan adzan dan iqamah antara bayi perempuan ataupun laki-laki sama saja.

BACA JUGA: Ketahui, Ini Hukumnya Adzan

Mengenai haditsnya, berikut ini dari Imam at-Tirmidzi mengatakan jika hadits ini hasan shahih.

“Dari ‘Ubaidullah bin Abi Rafi’, dari Bapaknya, ia berkata, “Syaa melihat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam adzan ke telinga al-Hasan bin Ali ketika Fatimah melahirkannya. Dengan adzan seperti adzan ketika melaksanakan shalat.”

Adapun ulama lain yang tidak mengatakan bahwa tidak mengapa jika tidak mengumandangkan adzan pun.

Diambil dari berbagai sumber, para ulama Hanafiyah menukil perkataan Imam Asy Syafi’i dan mereka tidak menganggap mstahil perkataannya. Maksudnya tidak menolak perkataan Imam Asy Syafi’i yang menganjurkan adzan di telinga bayi.

BACA JUGA: Hukum Adzan untuk Wanita

Imam Malik memiliki pendapat yang berbeda yaitu beliau membenci perbuatan ini, bahkan menggolongkannya sebagai perkara yang tidak ada tuntutannya.
Namun, mengenai hal ini tidak perlu diperselisihkan. “Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakal dan kepada-Nyalah akau kembali.” (QS Asy Syuara: 10)

“Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya).” (QS An-NIsa’ : 59) []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline