10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah
foto: HDWallpaperNU

Bagaimana Puasa di Negeri yang ‘Tak Ada Matahari Tenggelam’?

INSPIRADATA. Ungkapan rasa syukur, seyogiayanya terucap dari kita Muslim yang berpuasa di negeri berwaktu normal –seperti Indonesia– yang berpuasa 13 hingga 14 jam saja. Tapi, bagaimana dengan keadaan mereka Muslim yang berada di negara yang nyaris tak ada matahari terbenam atau sedikit waktu berbuka? Dan Bagaimana solusinya?

Finlandia dan Swedia yang terletak di lingkaran Arktik, negara-negara ini diselimuti dengan kegelapan total di musim dingin dan selalu terang di musim panas.

Di Finlandia, satu keluarga yang berasal dari Bangladesh menuturkan bagaimana mereka berpuasa di negara yang mataharinya hanya terbenam selama 55 menit.

Dua Pemikiran tentang Puasa di Daerah Seperti Itu

Namun, tentunya berpuasa lebih dari 18 jam sangat berat untuk dilakukan. Dr Badul Mannan, Imam lokal dan presiden Islam Society of Northern Finland, berkata bahwa ada dua pemikiran mengenai puasa di negara yang harinya lebih dari 18 jam.

Dilansir dari BBC 18 Agustus 2012, Dr Mannan mengatakan, cendekiawan Mesir berkata bahwa jika satu hari begitu panjang atau lebih dari 18 jam, maka Anda bisa mengikuti waktu di Mekkah atau Madinah, atau negara Muslim terdekat.

Pemikiran inilah yang paling umum diikuti oleh mayoritas umat Muslim di Finlandia. Mereka mengikuti jam berpuasa di Mekkah atau Turki yang dekat dengan Finlandia.

Akan tetapi, pendapat cendekiawan Saudi berkebalikan dengan pemikiran ini. Menurut mereka, bagaimana pun harinya, baik panjang atau pendek, Anda harus mengikuti waktu lokal.

Perbedaan pendapat ini menjadi dilema bagi Nafisa Yeasmin, seorang peneliti di University of Lapland yang pindah dari Dhaka, Bangladesh ke Lapland, Swedia pada tahun 2006.

“Sangat sulit bagiku untuk mengikuti jam puasa di sini karena aku sudah terbiasa dengan 12 jam siang dan 12 jam malam di Bangladesh. Aku sempat berpikir untuk mengikuti jam Mekkah, tetapi aku khawatir bila puasaku akan diterima Allah atau tidak,” katanya. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *