Unik, Informatif , Inspiratif

Bahaya Akibat Keseringan Begadang

0

 

Banyak orang yang menganggap begadang sebagai suatu hal yang wajar. Namun, memiliki efek samping berbahaya pada kesehatan tubuh di kemudian hari.

Banyak orang yang menganggap begadang sebagai suatu hal yang wajar, atau bahkan harus dilakukan. Entah karena lembur untuk menyelesaikan tugas kantor, nonton pertandingan bola, atau belajar dengan sistem kebut semalam menjelang ujian penting di sekolah.

Namun, hal itu perlu lebih menjadi perhatian karena akan memiliki efek pada kesehatan tubuh di kemudian hari.

Begadang adalah keadaan dimana seseorang berjaga tidak tidur sampai larut malam. Manusia secara normal harus tidur minimal delapan jam sehari. Sedangkan untuk kasus begadang, jam tidurnya akan berkurang hingga di bawah enam jam.

Mengapa kita harus cukup tidur? Karena waktu tidur adalah waktu yang baik untuk tubuh dan pikiran beristirahat dari aktifitas sehari-hari. Kita membiarkan tubuh memperbaiki metabolisme dengan cara tidur.

Waktu paling baik untuk tidur pada malam hari antara tujuh sampai delapan jam sehari. Sementara, orang yang terbiasa tidur kurang dari enam jam setiap harinya beresiko 48% mengidap penyakit jantung, hipertensi, obesitas serta meninggal di usia muda karena serangan stroke.

Sedangkan untuk seseorang yang suka begadang, otomatis tidak dapat memenuhi waktu minimal untuk tidur yaitu delapan jam sehari. Sehingga banyak hal negative yang dapat muncul. Seperti, konsentrasi menurun, tidak fokus, tidak bersemangat, merasa lemas dan mengantuk, serta emosi yang mudah berubah.

1. Menambah Berat Badan

Orang yang kurang tidur cenderung lebih banyak makan camilan berkalori tinggi di malam hari. Selain itu, cenderung mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi dengan porsi lebih besar.
Siapa sangka dengan kebiasaan itu ternyata salah satu penyebab kenaikan berat badan yang berujung pada risiko obesitas dibandingkan orang yang jam tidurnya tercukupi.

Tidak hanya itu, kurang tidur juga ternyata berkaitan dengan peningkatan nafsu makan dan bertambahnya rasa lapar. Bagi Anda yang berencana menurunkan berat badan, tentu saja begadang bukan cara yang baik untuk mewujudkannya.

2. Kulit Tampak Lebih Tua

Ketika begadang tentu mengalami kurang tidur sehingga membuat hormon kortisol (hormon stres) dilepaskan dalam jumlah yang lebih banyak. Hormon ini bersifat memecah kolagen pada kulit, padahal kolagen adalah protein yang membuat kulit lebih kencang dan elastis.

Selain itu, dapat juga menyebabkan mata bengkak dan kulit menjadi pucat dan kusam. Kebiasaan begadang secara berkepanjangan akan menimbulkan efek kurang tidur kronis. Akibatnya, timbul garis-garis penuaan halus di wajah dan menjadikan kulit terlihat kusam.

Pernah mendengar istilah mata panda? Mata panda adalah lingkaran gelap di sekitar mata yang muncul akibat pelebaran pembuluh darah di balik kulit mata yang tipis. Kondisi kurang tidur adalah penyebab utama terjadinya mata panda.

3. Pelupa

Ketika tidur, otak akan mengalami proses regenerasi sel yang berguna untuk memperkuat ingatan. Proses ini juga akan memindahkan ingatan dan memori ke bagian otak yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan memori jangka panjang.

Saat begadang akan menghambat semua proses ini dan meningkatkan rasa mengantuk yang membuat seseorang menjadi pelupa dan sulit berkonsentrasi.

Agar tidak mudah lupa, sekaligus untuk meningkatkan kemampuan mengingat, hentikan kebiasaan begadang. Terutama bagi Anda yang disibukkan dengan aktivitas bersekolah dan bekerja.

Kurangi tidur larut malam, karena hal ini tidak baik untuk kesehatan. Jika masih bersikeras melakukannya, siap-siap pikun di usia dini. Semoga bermanfaat. []

SUMBER: tagar.id


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.