Unik, Informatif , Inspiratif

Bahaya Botol Plastik Bekas Minuman yang Mengandung BPA

0

Air minum dalam kemasan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari karena bisa ditemukan di mana-mana. Selaini itu, botol kemasan juga memberikan kepraktisan dalam membawa air untuk minum. Namun kemudahan ini ternyata memilliki risiko.

Sebagian orang dan beberapa organisasi mulai menyadari efek yang ditimbulkan oleh pemakaian air minum dalam kemasan botol plastik. Penggunaan botol plastik disebut dapat dapat membahayakan kesehatan.

BACA JUGA: Hukum Operasi Plastik Menurut Ustadz Abdul Somad

Dalam kemasan botol plastik, banyak ditemukan BPA (Bisphenol A). Sempat dinyatakan aman, ternyata BPA bisa bahaya bagi kesehatan.

Beberapa peneliti meyakini BPA dapat meniru kerja hormon dalam tubuh sehingga mengganggu fungsi hormon yang sebenarnya. Salah satu hormon yang bisa ditiru oleh BPA adalah estrogen.

BPA juga bisa menghambat atau malah menambah jumlah hormon estrogen dalam tubuh. Karena hormon estrogen berperan dalam perkembangan penyakit kanker payudara jenis reseptor hormon positif, maka BPA kemudian dikatakan dapat menyebabkan kanker terutama kanker payudara.

Efek buruk BPA yang selanjutnya adalah terganggunya tumbuh dan kembang otak serta kemampuan kognitif janin, bayi, dan anak-anak. Percobaan masih terhadap hewan.

BACA JUGA: Bahan Plastik Dapat Membuat Pria Mandul? Ini Faktanya

Pada sebuah penelitian di tahun 2011, ditemukan bahwa wanita hamil yang memiliki kadar BPA tinggi dalam urinnya cenderung lebih mungkin untuk melahirkan anak perempuan yang memiliki gejala hiperaktif, gugup atau cemas berlebihan, serta depresi.

Efek BPA ini tampaknya akan lebih mudah dialami oleh bayi dan anak-anak karena sistem tubuh mereka yang masih belum mampu untuk membuang zat tersebut dari tubuh. []

SUMBER: HELLO SEHAT


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.