foto: ExpertBeacon

Bakar Kalori Saat Tidur, Memangnya Bisa?

INSPIRADATA. Kebanyakan dari kita, mengetahui perihal penurunan atau pembakaran kalori hanya dengan olahraga saja. Betulkah? Tapi, sebetulnya tidur pun bisa jadi solusinya.

Ya, Anda dapat menghempaskan lemak-lemak di tubuh hanya dengan tidur. Semakin lama Anda tidur, maka kalori yang terbakar akan semakin banyak. Namun, terlalu banyak tidur malah memberikan efek sebaliknya, dan dapat memperlambat metabolisme.

Langsung saja inilah beberapa tips membakar kalori saat tidur, seperti kami lansir dari Klikdokter.com:

Tidur cukup

Tidur cukup memang sulit dilakukan di zaman yang sibuk sekarang ini. Namun, dengan tidur 7–8 jam sehari, Anda dapat membakar kalori lebih banyak meskipun tidak aktif di siang hari.

Menurut studi dari Annals of Internal Medicine, orang yang tidur selama 8.5 jam setiap malam akan mengikis lemak tubuhnya dua kali lipat dibandingkan dengan yang tidur hanya 5.5 jam. Tidur kurang menyebabkan sel lemak lebih tidak sensitif terhadap insulin sehingga dapat menyebabkan obesitas.

Tidur di kegelapan

Saat gelap, tubuh akan menghasilkan hormon melatonin yang penting untuk membakar lemak. Karena itu, hindarilah cahaya ketika tidur karena cahaya sedikit saja akan mengurangi produksi hormon tersebut.

Selain itu, wanita yang tidur di ruangan sangat gelap diketahui memiliki kesempatan 21% lebih rendah untuk menjadi obesitas daripada wanita yang tidur di ruangan terang.

Turunkan suhu kamar

Tidur di suhu kamar yang dingin dapat membantu membakar lebih banyak kalori. Studi menemukan, orang yang tidur di suhu 19 derajat Celsius membakar 7% kalori lebih banyak daripada di ruangan hangat.

Hal ini dikarenakan tubuh akan bekerja lebih keras untuk menaikkan suhu tubuh. Walaupun 7% tidak banyak, tetap saja lebih baik, bukan?

Matikan semua layar elektronik

Punya kebiasaan tidur sambil menonton televisi? Mulai sekarang, hentikan kebiasaan tersebut! Layar elektronik, seperti televisi dan ponsel, mengeluarkan sinar biru yang dapat mengganggu produksi hormon melatonin.

Makan sedikit, tetapi sering

Memang betul, pola makan ini dapat membuat sistem metabolisme Anda terus berjalan. Alhasil, tubuh Anda terus membakar kalori sepanjang malam.

Namun, tentunya dibutuhkan makanan yang bernutrisi agar cara ini berhasil. Hindarilah makanan berlemak dan tinggi gula. Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur dan buah. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *