Bayi Bermata Satu di Mandailing Natal Meninggal usai Bertahan 7 Jam

0

Bayi bermata satu yang lahir dari pasangan Suriyanti dan Tatang Triyanto, warga Kelurahan Kayujati Kecamatan Panyabungan, Sumatera Utara dikabrakan telah meninggal dunia. Hal itu sebagaimana di ungkapkan Damanson (70), tetangga orang tua bayi.

“Iya, tadi sudah dibenarkan dokter dan disaksikan para perawat lainnya bahwa bayinya sudah meninggal dunia. Bayinya masih di dalam ruangan jaga perawat anak, kemungkinan besok kita kebumikan,” ujarnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Panyabungan, Kamis malam (13/09/18).

Ia menjelaskan, bayi dari pasangan Tatang dan Suryanti itu lahir melalui operasi sesar.

BACA JUGA: Lahiran kembar Tiga, Bayi di Karawang Diberi Nama Maskot Asian Games 2018

“Lahirnya tadi sesar dan bayinya sempat bertahan hidup kurang lebih 7 jam setelah lahir, dan kami masih menunggu keputusan keluarga makanya bayinya masih di dalam ruang rawat bayi,” tambah soerang perawat RS Panyabungan yang menjaga bayi.

Dilansir Okezone, bayi bermata satu dan tanpa hidung lahir di RSUD Panyabungan, Kamis sore (13/09/2018), sekitar pukul 15.25 WIB.

BACA JUGA: Gegerkan Warga, Bayi Bermata Satu Tanpa Hidung Lahir di Sumut

Bayi yang belum memiliki nama itu lahir dengan berat 2,4 kg. []

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline