Bayi Ini Berhenti Menangis Setelah Dengarkan Lantuan Ayat Suci Al-Quran

0 218

INSPIRADATA. Sebuah akun Instagram @Islambertauhid memposting sebuah video pada Sabtu, 17 Juni 2017. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang bayi yang sedang rewel dan tak berhenti menangis.

Bayi yang sedang digendong oleh sang ayah kemudian, didengarkan lantunan ayat suci Al-Quran oleh ibunya. Sesaat setelah mendengar lantunan ayat tersebut sang bayi pun, lansung terdiam dengan tenang dan tertidur pulas.

Dalam caption tersebut dituliskan:

Di antara sebab lembutnya hati adalah dengan membaca Al Qur’an. Al Qur’an adalah kalamullah, perkataan Allah ‘azza wa jalla, Rabb pencipta langit dan bumi, bukan perkataan makhluk.
.
Allah Ta’ala berfirman :
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. [Yunus :57]
.
“Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi
.
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
Al Qur’an adalah obat mujarab untuk hati. Al Qur’an menjadi obat bagi hati yang terkena syubhat (racun pemikiran) dan syahwat (nafsu jelek untuk maksiat). Dalam Al Qur’an terdapat penjelas, di mana kebatilan dienyahkan oleh kebenaran. Penyakit syubhat yang merusak bisa enyah (pergi) karena adanya ilmu dan keinginan (yang baik), di mana hakikat sesuatu begitu jelas karenanya. Dalam Al Qur’an terdapat berbagai hikmah yang bisa dipetik, terdapat berbagai nasehat yang baik untuk memotivasi dalam beramal dan menakut-nakuti dari berbuat kejelekan.

Dalam Al Qur’an juga terdapat kisah-kisah yang bisa diambil ‘ibroh (pelajaran) sehingga hati pun menjadi baik. Al Qur’an begitu memberi semangat hati pada hal-hal yang bermanfaat dan memperingatkan pula dari hal-hal yang membahayakan.
Akhirnya, hati semakin cinta pada kebenaran dan benci pada kebatilan. Padahal sebelumnya bisa jadi hati sangat ingin berbuat kebatilan dan benci pada kebenaran.

Al Qur’an sungguh bisa menghilangkan penyakit yang dapat mengantarkan pada keinginan-keinginan jelek (rusak) hingga baiklah hati.
Keinginannya menjadi baik dan ia pun kembali pada fithrahnya yang telah ditabiatkan untuknya sebagaimana badan kembali pada tabi’atnya.

Hati akan semakin hidup dengan adanya iman dan Al Qur’an. Sebagaimana badan semakin hidup dengan sesuatu yang dapat menumbuhkan dan menguatkannya. Suburnya hati itulah semisal dengan tumbuhnya badan. (Majmu’ Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Darul Wafa’, 10/95-96.)

Postingan video bayi tersebut langsung dibanjiri komentar positif oleh para netizen. Seperti:

BACA JUGA: 

Geger! Warga Cihideung Temukan Jasad Bayi Digigit Anjing

Miris! Bayi Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Sampah Terminal

Bayi Usia 1 Tahun Ini Sudah Pubertas, Bagaimana Bisa?

“MasyaAllah sampe tidur bayi nya,” tulis akun @fikriernan.

“Masya Allah,” tulis akun @ali_balboa.

Berikut Videonya:

. AL-QUR’AN ADALAH OBAT HATI . Di antara sebab lembutnya hati adalah dengan membaca Al Qur’an. Al Qur’an adalah kalamullah, perkataan Allah ‘azza wa jalla, Rabb pencipta langit dan bumi, bukan perkataan makhluk. . Allah Ta’ala berfirman : “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. [Yunus :57] . “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi . Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, Al Qur’an adalah obat mujarab untuk hati. Al Qur’an menjadi obat bagi hati yang terkena syubhat (racun pemikiran) dan syahwat (nafsu jelek untuk maksiat). Dalam Al Qur’an terdapat penjelas, di mana kebatilan dienyahkan oleh kebenaran. Penyakit syubhat yang merusak bisa enyah (pergi) karena adanya ilmu dan keinginan (yang baik), di mana hakikat sesuatu begitu jelas karenanya. Dalam Al Qur’an terdapat berbagai hikmah yang bisa dipetik, terdapat berbagai nasehat yang baik untuk memotivasi dalam beramal dan menakut-nakuti dari berbuat kejelekan. Dalam Al Qur’an juga terdapat kisah-kisah yang bisa diambil ‘ibroh (pelajaran) sehingga hati pun menjadi baik. Al Qur’an begitu memberi semangat hati pada hal-hal yang bermanfaat dan memperingatkan pula dari hal-hal yang membahayakan. Akhirnya, hati semakin cinta pada kebenaran dan benci pada kebatilan. Padahal sebelumnya bisa jadi hati sangat ingin berbuat kebatilan dan benci pada kebenaran. Al Qur’an sungguh bisa menghilangkan penyakit yang dapat mengantarkan pada keinginan-keinginan jelek (rusak) hingga baiklah hati. Keinginannya menjadi baik dan ia pun kembali pada fithrahnya yang telah ditabiatkan untuknya sebagaimana badan kembali pada tabi’atnya. Hati akan semakin hidup dengan adanya iman dan Al Qur’an. Sebagaimana badan semakin hidup dengan sesuatu yang dapat menumbuhkan dan menguatkannya. Suburnya hati itulah semisal dengan tumbuhnya badan. (Majmu’ Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Darul Wafa’, 10/95-96.) . . . #indonesiabertauhid #islamrahmatanlilalamin

A post shared by Gerakan Indonesia Bertauhid (@indonesiabertauhid) on

(Visited 226 times, 1 visits today)
loading...
loading...

You might also like More from author

Comments

Loading...