Unik, Informatif , Inspiratif

Beasiswa Dicabut karena Pindah Agama, Arnita Akan Kembali Kuliah di IPB pada September 2018

0

Kabar dicabutnya Beasiswa Utusan Daerah (BUD) yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Sumatera Utara, kepada Arnita Rodelina Turnip lantaran pindah agama, menjadi mualaf, dibantah oleh Kepala Dinas Pendidikan Simalungun Resman Saragih. Menurutnya, persoalan ini ada pada kendala teknis saat pihaknya melakukan proses transfer data siswa.

“Tidak benar (karena pindah agama). Ada kendala teknis. Kita sempat kesulitan saat proses transfer dana karena pihak Arnita tidak dapat dihubungi,” kata Resman, Rabu (1/8/18).

Status Arnita sebagai penerima Beasiswa Utusan Daerah (BUD), terang Resman, akan segera dikembalikan sehingga Arnita dapat kembali aktif sebagai mahasiswa IPB.

Diketahui, status Arnita sebagai penerima BUD diberhentikan sejak tahun 2016.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara Abyadi Siregar mengatakan Arnita dapat kembali kuliah di IPB pada September 2018 mendatang.

Namun, sebelum itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan memanggil Arnita dan kedua orang tuanya terlebih dahulu.

“Pada bulan September nanti Arnita akan kembali diterima sebagai mahasiswa IPB. Tapi Pemkab Simalungun harus melunasi pembayaran sejak ia berhenti hingga bulan September nanti. Dan ini tentu akan kita pantau terus,” ucap Abyadi dilansir Kumparan.

Arnita merupakan salah satu penerima BUD dari Pemkab Simalungun pada tahun 2015 di Fakultas Kehutanan.

Pada bulan September 2015, ia mengubah keyakinan dan pada tahun 2016, beasiswanya pun diberhentikan.

Arnita mulai tak mendapat beasiswa dari IPB kala dia menginjak di semester dua.

Padahal, menurut pengakuannya, dia merasa tak pernah melakukan pelanggaran sama sekali.

Dalam sebuah surat pemberhentian beasiswa yang dia terima dari Pemkab Simalungun, alasan pemberhentiannya memang tidak jelas.

Dari lima nama yang beasiswanya dihentikan, hanya nama Arnita yang keterangan alasan pencabutannya bertanda ‘setrip (-)’. 

Sejak saat itu, Arnita mulai kesulitan untuk membiayai hidupnya di IPB.

Puncaknya, pada pertengahan 2016 atau usai diselenggarakan Ujian Tengah Semester (UTS), Arnita menghilang tanpa jejak.

Tak ada satu pun yang tahu keberadaan Arnita.

Arnita kemudian diketahui mengajar di sebuah SD Islam demi menyambung hidup tinggal di tanah rantau.

Saat ini, Arnita tercatat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) Jakarta.

Dia tercatat sebagai mahasiswi manajemen angkatan 2017.

Arnita dapat kuliah di UHAMKA atas bantuan seorang kawan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang merekomendasikannya ke kampus tersebut. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.