Unik, Informatif , Inspiratif

Beberapa Cara Menghilangkan Dendam

0

Akhlak yang mulia adalah salah satu hal yang dijunjung tinggi didalam islam. Akhlak baik harus menjadi sifat seorang muslimin yang diaplikasikan dalam kehidupannya sehari-hari dan dijauhi dari hal-hal yang dapat mengotori dirinya. Salah satu yang mengotori akhlak seseorang adalah dendam didalam hati.

Dendam adalah salah satu perasaan yang akan menjerumuskan dalam keburukan atau kejahatan. Perasaan dendam harus dibuang jauh-jauh dari hati.

Berikut ada beberapa tips, bagaimana agar dendam tidak ada didalam hati kita:

1. Memaafkan dan menerima dengan lapang sejak seseorang menyakiti hati kita.
Allah berfirman dalam surat Asy Syuraa dan Al-A’raf: “Barangsiapa yang memberi maaf dan melakukan kebaikan, maka pahalanya di sisi Allah.” (QS. Asy Syuuraa: 40)

Dan, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan kebajikan serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” [al-A’râf/7:199].

Ketika dendam muncul didalam diri kita, baiknya kita mengikuti anjuran Rasulullah SAW untuk berwudhu.

2. Berpikirlah positif bahwa sesuatu yang menyakiti hati itu mungkin merupakan teguran dari Allah.

Hal ini membantu diri kita agar mampu memaknainya. Dimana Allah ingin kita hikmah dibalik itu semua. Keburukan yang terjadi pada diri kita bisa jadi cara Allah untuk menggugurkan dosa-dosa kita.

3. Mengingat Allah dengan berdzikir dan berdoa.

Doa orang teraniaya adalah salah satu doa yang akan dikabulkan oleh Allah.
“Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniyaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan).” [Shahih Muslim, kitab Iman 1/37-38]

Meskipun begitu, jangan doakan keburukan untuk orang yang menyakiti kita. Rasulullah SAW telah mencontohkan, ketika beliau disakiti, beliau mendoakan banyak kebaikan untuk orang-orang yang menyakiti beliau.

4. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat.

Dengan menyibukkan diri dalam aktifitas yang bermanfaat mampu membuat kita lupa dengan rasa dendam. Jika kita dipusingkan dengan rasa dendam, kita akan meninggalkan banyak aktifitas yang bermanfaat.

5. Balas keburukan orang lain dengan kebaikan.

“Balaslah keburukan itu dengan yang labih baik, maka tiba-tiba orang yang tadinya antara kamu dan dia ada permusukan, menjadi seolah-olah seperti teman yang dekat.” (QS. Fushilat: 34)

Bahkan Rasulullah SAW memberikan pujian kepada orang yang tidak mebalas keburukan orang lain yang dilakukan kepadanya.

“Jika ada seseorang yang menghinamu dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Akibat buruk biarlah ia yang menanggungnya.” (HR. Abu Daud, no. 4084; Tirmidzi, no. 2722.)

Semoga Allah melindungi kita senantiasa dari hal-hal yang dilarang oleh-Nya, Aamiin []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.