Unik, Informatif , Inspiratif

Beda Penanganan Pemerintah terhadap Lombok dan Palu, Ini Penjelasannya

0

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menjelaskan tentang perbedaan penanganan bencana gempa yang melanda Lombok dan bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Hal tersebut terkait lokasi yang terdampak gempa.

Menurutnya, gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah langsung melanda perkotaan sehingga ekonomi daerah langsung berhenti, dan terjadi kepanikan yang luar biasa.

BACA JUGA: Menkominfo Siapkan 10 Titik Wifi Gratis di Daerah Palu-Donggala

Ia menerangkan, bencana gempa di Lombok sebagian besar melanda daerah perdesaan sehingga perekonomian di pemerintah daerah tetap berjalan.

Selain itu, komoditas pertanian di Lombok masih tetap berjalan sehingga bahan pangan tercukupi.

“Kalau di perdesaan seperti di Lombok itu ekonomi tetap jalan, karena tanaman masih ada, padi masih ada. Ini kenapa kelihatan panik di Palu? Karena listrik dan telekomunikasi tiba-tiba mati,” ujar Jusuf Kalla di kantornya, Selasa(2/10/2018) lansir Republika.

Ia pun mengatakan, masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Palu, Donggala, dan Sigi, panik karena tidak ada listrik, telekomunikasi, dan bahan bakar minyak. Ketiga hal ini tidak bisa dipenuhi secara cepat karena keterbatasan akses transportasi.

“Kalau satu juta orang tiba-tiba kehlangan handphone, tidak bisa bunyi gimana? pasti panik, listrik mati, tidak bisa nonton TV, pasti panik,” ujar dia.

BACA JUGA: Disebut Tahan Gempa, Ini Fungsi Kubah Unik yang Dibangun Tim ITB di Lombok Utara

Jusuf Kalla mengatakan, perbaikan listrik membutuhkan waktu berminggu-minggu sehingga untuk sementara dipasang genset untuk daerah-daerah tertentu. Selain itu, menara BTS juga sudah menyala sehingga akses telekomunikasi sudah mulai normal.

Namun, hal tersebut masih membuat warga panik karena kebutuhan listrik belum memadai.

“Walaupun BTS sudah menyala, tetapi bagaimana mencharge handphone tidak ada listrik, jadi itu sebabnya agak panik karena di perkotaan, kalau di Lombok masih bisa ke toko beli sesuati, ini (di Sulawesi Tengah) semua toko tutup,” kata Jusuf Kalla. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline