Beijing
Foto: Beijing

Beijing Larang Penggunaan Nama Muhammad, Kenapa?

Beijing
Foto: Beijing

INSPIRADATA. Kerusuhan yang terjadi di daerah yang didominasi oleh Muslim di Cina bagian barat, Beijing. Membuat pemerintah Beijing melarang warganya menggunakan nama yang dianggap terlalu religius seperti Muhammad, Fatimah, dan Saddam. Demikian disitat dari Republika, Rabu (26/4/2017).

Hal ini merupakan perluasan peraturan yang diterapkan sejak 2015 yang telah membatasi penggunaan nama Muslim.

“Jika keluarga Anda memiliki keadaan seperti ini (dianggap religius), anda harus mengganti nama anak anda,” kata pejabat tersebut.

Menurut pejabat tersebut, jika ada masyarakat yang tidak mematuhi peraturan tersebut mereka akan mengalami pengucilan sosial karena akan ditolak miliki hukuo, dokumen identifikasi seperti ijazah. Dokumen itu sangat penting untuk seorang anak mendapat pendidikan, pekerjaan, atau tunjangan sosial lain.

Xinjiang merupakan rumah bagi sekitar 11 juta etnis Uighur, mayoritas Muslim yang banyak berasal dari Mongolia, Tajik, dan Kazakh. Masyarakat Xinjiang melihat pembatasan nama di Beijing sebagai diskriminasi, yang secara langsung ditujukan kepada budaya mereka.

BACA JUGA: 

Bayi Usia 1 Tahun Ini Sudah Pubertas, Bagaimana Bisa?

Usai serangkaian kerusuhan di Urumqi Xinjiang pada 2009 lalu, pemerintahan Cina memang mengambil sejumlah langkah pembatasan yang membatasi ekspresi budaya Uighur. Sekitar 800 ribu pegawai negeri sipil di daerah tersebut dilarang untuk berpartisipasi dalam aktivitas keagamaan. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *