Belajar Dakwah dari Naruto

0

Naruto dakwah? Serius? Siapa yang tak kenal dengan Naruto. Film animasi yang diangkat dari komik karangan Masashi Kishimoto ini telah berhasil mendulang kesuksesan yang luar biasa. Meskipun film Naruto sendiri sudah tamat. Namun kisahnya kini dilanjutkan oleh anaknya yang bernama Boruto. Tapi, kali ini kita tidak akan membahas soal Naruto ataupun Boruto. Di sini kita akan coba mengambil sebuah pelajaran tentang dakwah dari film Naruto itu.

Anda sebagai penggemar Naruto pasti tahu sosok sahabat Naruto bernama Uchiha Sasuke. Ya, sosok ninja yang memiliki penampilan keren, tampan dan cerdas ini merupakan teman satu tim Naruto di Akademi Ninja. Meskipun mereka satu tim, namun Naruto menganggap Sasuke sebagai saingannya. Mereka selalu bersaing untuk mengetahui siapa yang lebih baik.

Related Posts

Hingga pada akhirnya keadaan mulai berubah. Sasuke kini telah menjadi jahat dan terjebak dalam dunia kejahatan. Suatu ketika saat ada pertemuan Kage (Presiden di dunia nyata). Sasuke mencoba melakukan pemboikotan dan akhirnya membunuh salah satu kage yang tidak lain adalah Danzo, yang saat itu menjabat sebagai Hokage dari Konoha tempat asal Sasuke.

Begitu besarnya kejahatan yang sudah dilakukan oleh Sasuke sampai akhirnya dunia ninja pun mengeluarkan surat buronan International bagi Sasuke. Pada saat inilah Naruto mendapat ujian yang cukup berat, dimana dia harus memilih apakah dia akan menyelamatkan sahabatnya Sasuke atau justru sebaliknya mengikuti aturan yang berlaku dan menangkap serta menghukum Sasuke.
Singkat cerita Naruto tetap bersikukuh untuk bisa menyelamatkan Sasuke. Meskipun telah banyak kejahatan dan dosa yang telah dilakukan oleh sahabatnya itu. Naruto tetap berusaha dan mencari jalan serta senantiasa percaya bahwa suatu saat nanti Sasuke pasti berubah.

Inilah sebuah ibrah tentang kesabaran dalam dakwah yang bisa kita petik dari film Naruto. Tidak peduli seburuk apapun seorang manusia, banyaknya kekhilafan yang telah ia lakukan. Kita sebagai seorang muslim (pengemban dakwah) harus senantiasa mendakwahinya dan mengajaknya kembali ke jalan yang lurus, yakni jalan yang di ridhoi Allah SWT. Ingat, tugas kita hanyalah menyampaikan. Ketika kita berdakwah, jangan lupa juga untuk senantiasa mendoakan orang yang kita dakwahi agar Allah memberikan cahaya hidayah kepadanya. []

Kamu Sedang Offline