Unik, Informatif , Inspiratif

Belanja Pakai Jastip? Ini Etikanya (1)

0

JASA titip atau jastip kini jadi bisnis yang cukup populer di kalangan milenial, tak terkecuali ibu-ibu jaman now. Kenapa?

BACA JUGA: 10 Tips Aman Berbelanja Online

Jastip dianggap sebagai konsep belanja yang ringkas dan mudah. Karena berbagai barang bisa didapat tanpa harus langsung pergi ke tempat atau toko yang menjualnya. Tinggal nitip saja kepada penyedia jastip.

Biasa penyedia jastip ini adalah orang yang sudah dikenal dekat. Tapi, ada juga penyedia jastip yang memang melayani semua orang, baik itu orang dekat maupun orang luar nun jauh disana.

Barang bisa dikirim via jasa ekspedisi dan pembayaran bisa dilakukan dengan transfer bank. Tanpa perlu saling tatap, transaksi jastip tetap bisa dilakukan.

BACA JUGA: Kelebihan dan Kekurangan Belanja Online

Kendati demikian, tentu ada beberapa etika atau adab yang harus diperhatikan baik oleh penitip maupun penyedia jastip.

Berikut ini etika yang harus dijaga oleh seorang penitip:

Mengirim format order sesuai ketentuan

Penyedia jastip akan sangat terbantu jika penitip mengisi atau mengirimkan mengirim format order sesuai ketentuan. Dengan demikian, tidak akan ada kekeliruan soal detail produk yang dititip. Selain itu,ini juga dapat memudahkan si penyedia jastip untuk memproses pengiriman dan menghitung total harga.

Teliti

Selalu budayakan membaca dan memahami keterangan juga aturan yang diberikan supaya pesanan dapat diproses dengan baik. Dan pastinya, tidak ada kesalahan dalam proses transaksi jastip.

Perhatikan waktu pembayaran

Perhatikan batas waktu pembayaran, supaya bisa segera dilakukan pengiriman sesuai jadwal.

Jika barang sudah direkap, penitip sebaiknya tidakmembatalkan pesanan, sebab itu akan merugikan penyedia jastip.

Biasanya penitip yang membatalkan pesanan dengan cara seperti itu bakal di-blacklist. Lalu, bisa juga oleh si jastiper si penitip ini diinfokan ke sesama jastiper agar tidak melakukan transaksi dengannya.

Sabar, saling menghargai, dan pengertian

Ini penting, karena penyedia  jastip tidak hanya melayani satu pelanggan. Maka, komunikasi harus dijalin dengan baik.

Nah, demikian etika yang harus diperhatikan jika ingin membeli barang melalui penyedia jastip. []

SUMBER: HAI BUNDA

 


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline