Unik, Informatif , Inspiratif

Belum Bisa Lindungi “Korban Online”, CEO Twitter Beri Nilai Perusahaannya ‘C’

0

CEO Twitter Inc, Jack Dorsey mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan di Lembah Silikon (baca: perusahaan teknologi di AS), termasuk perusahaannya, belum mampu melindungi para korban penyalahgunaan online.

Ia pun mengakui hal tersebut sebagai “kegagalan besar”, Selasa (12/2/2019).

Hal tersebut dikatakan saat wawancara melalui Twitter oleh Kala Swisher, salah satu pendiri situs berita teknologi Recode. Dorsey memberikan Tweet bahwa ia akan memberi nilai ‘C’ perusahaannya.

BACA JUGA: Instagram Down, Twitter Ramai

Swisher sendiri menanggapi pernyataan Dorsey tersebut sebagai “tanggung jawab teknologi”.

“Kami telah membuat kemajuan, tetapi itu telah tersebar dan tidak terasa cukup,” cuit Dorsey, menanggapi pertanyaan Swisher. “Mengubah pengalaman belum cukup berarti. Dan kami telah menjadikan banyak orang sebagai korban pelecehan online. ”

Twitter bersama Facebook Inc, telah menghadapi kritik karena posting yang kasar, akun-akun palsu dan berita yang tidak akurat tentang layanannya. Meskipun Twitter sebdiri telah banyak berinvestasi untuk meningkatkan apa yang digambarkan Dorsey sebagai “kesehatan kolektif” Twitter.

BACA JUGA: Wah, Ternyata CEO Twitter Tak Punya Laptop

Dorsey mengatakan, dirinya tidak suka bagaimana Twitter cenderung mendorong kemarahan, pemikiran jangka pendek, ruang gema, dan percakapan yang terpecah-pecah. Ia menganggap bahwa perpecahan dalam perusahaannya tidak membantu dalam mengatasi masalah seperti itu. []

SUMBER: REUTERS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.