Belum Genap Sebulan di Istana, Ngabalin Langsung Sentil Amien Rais dan Fadli Zon

0

Sejak dilantik pada (22/5/18), Ali Mochtar Ngabalin kini mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi. Dengan jabatan barunya itu, Politisi Partai Golkar ini sudah otomatis siap menjadi mulut, telinga, dan mata Presiden, untuk menjelaskan berbagai persoalan ke publik.

Bahkan, belum sebulan ia masuk dalam lingkungan Istana, Ngabalin secara terang-terangan menjawab kritikan dan sentilan dari dua tokoh kontroversi negara ini, Amien Rais dan Fadli Zon.

Mereka berdua memang dikenal tokoh yang sangat vokal melempar kritikan tajam kepada Presiden Jokowi.

Dilansir dari Merdekacom, berikut adalah pernyataan Ali Muchtar Ngabalin yang langsung menyentil Fadli Zon dan Amien Rais.

1. Sebut wajar jika gaji BPIP tinggi

Ngabalin menanggapi pernyataan Amien Rais perihal gaji pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Menurut Ngabalin, gaji ratusan juta rupiah yang diberikan oleh negara untuk pejabat di BPIP merupakan hal wajar.

“Kalau blunder menyangkut BPIP, blundernya ukuran gaji departemen keuangan, kenapa presiden yang blunder? Peraturan presiden yang turun bulan Februari tentang BPIP. Nanti perpres tentang hak keuangan dan fasilitas turun bulan Mei. Orang kerja setahun belum digaji negara,” ucapnya.

Kata dia, peran BPIP cukup penting untuk merawat ideologi bangsa yang belakangan kian terkikis.

Ia mencontohkan adanya kasus larangan menggelar upacara bendera di salah satu sekolah.

Hal itu kini jadi perhatian pemerintah.

Terutama dalam menjaga dan merawat ideologi bangsa bagi generasi penerus.

“Itulah kenapa, (pemerintah) memberikan perhatian luar biasa kepada BPIP. Di mana blundernya?” ujar Ngabalin.

2. Minta Amien Rais jaga lisan sebagai tokoh!

Ali Mochtar Ngabalin juga menanggapi pernyataan politikus senior PAN Amien Rais tentang Presiden Joko Widodo yang akan dilengserkan Allah pada Pilpres 2019.

Menurut Ali, sebagai seorang tokoh seharusnya Amien tidak melontarkan fitnah dan pernyataan yang terkesan mengadu domba rakyat.

“Jangan, jaga lisanmu sebagai tokoh,” kata Ngabalin di Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/5/18).

Dia berpendapat, Amien Rais sepatutnya juga tidak menghakimi seseorang layaknya Tuhan.

Apalagi, sambung dia, Amien mengatakan petahana Presiden RI itu akan dilengserkan Allah pada 2019.

“Allah itu putusannya adalah gaib. Tidak ada orang Indonesia menentukan kegaibannya. Man jadda wa jadda, siapa berusaha dia dapat. Nanti Allah yang mengubah nasib suatu kaum kalau kaum mau berubah. Jangan Anda bertindak seperti Allah kemudian menurunkan takdir berbuat semaumu,” ucapnya.

3. Terkait Fadli Zon, Ngabalin: Istana tidak urus masalah pribadi

Ali Mochtar Ngabalin langsung menjawab tuduhan Waketum Gerindra Fadli Zon yang mengatakan isu perselingkuhan dengan seorang wanita sengaja diembuskan untuk membungkamnya agar tidak mengkritik pemerintah.

Ali menekankan bahwa itu bukan menjadi urusan dari Istana.

Itu merupakan masalah pribadi yang harusnya diselesaikan secara pribadi tanpa menyangkut pautkan dengan pemerintah.

“Pasti enggaklah, baik dari Istana maupun kami-kami enggaklah, urusan sangat pribadilah, tidaklah itu, mudah-mudahanlah cepat selesai,” kata Ali. []

 

 

Kamu Sedang Offline