Unik, Informatif , Inspiratif

Benarkah Orang Tua di Eropa Hidup Lebih Lama?

0

Orang tua di Eropa tampak berumur lebih awet di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa angka harapan hidup orang Eropa terus meningkat tiap tahun.

BACA JUGA: Psikolog: Diskusi Orang Tua dan Anak Soal Terorisme Itu Penting

Namun, risiko yang dihadapi seperti obesitas dan kurangnya vaksin dapat menghambat angka harapan hidup tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, orang Eropa menambah lebih dari satu tahun rentang hidup mereka dalam lima tahun. Pada 2010, tercatat angka harapan hidup orang Eropa mencapai 76,7 tahun dan meningkat menjadi 77,8 tahun pada 2015.

“Orang hidup lebih lama, harapan hidup meningkat dan kematian prematur menurun. Dan itu tentu saja adalah informasi kesehatan yang hebat,” kata perwakilan dari Kantor Regional WHO untuk Eropa, Claudia Stein, lansir CNN.

Meski harapan hidup orang Eropa meningkat, Stein menjelaskan hal itu tidak terjadi merata di semua negara di Eropa. Data itu menunjukkan kesenjangan yang besar antara beberapa negara.

Misalnya, rata-rata orang di Luksemburg yang memiliki dapat hidup hingga 83 tahun, sedangkan di Moldova tak sampai 72 tahun. Perbedaan itu mencapai 11,4 tahun.

Sementara itu, perempuan di Eropa juga memiliki harapan hidup lebih lama 6,6 tahun dibandingkan laki-laki. Perempuan dapat hidup hingga 81,2 tahun sedangkan laki-laki hanya 74,6 tahun.

Di sisi lain, angka harapan hidup yang tinggi ini tetap memiliki risiko kesehatan seperti tingginya prevalensi obesitas dan merokok di seluruh Eropa. “Penting untuk tidak melupakan itu, mungkin karena itu suatu hari nanti kita bukan lagi wilayah yang paling lama hidup di dunia,” kata Stein.

BACA JUGA: Ini Penyakit yang Rentan Dialami Orang Tua

Tercatat, sepertiga orang Eropa yang berusia di atas 15 tahun merupakan perokok. Sementara, konsumsi alkohol cenderung menurun walaupun masih menjadi yang tertinggi di dunia. []

Sumber: cnnindonesia.com


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline