Unik, Informatif , Inspiratif

Benarkah Pakai Baju Ketat Saat Hamil Bikin Keguguran?

0

Saat tengah berbadan dua, terkadang ibu lebih senang memakai pakaian yang pas body, agar tidak bertambah ribet dan kesannya terlihat berat. Apalagi dihadapan suami, pasti ingin menunjukan perkembangan bayi, yang tengah menjadi penantian.

Tapi, apakah bunda tau jika penggunaan pakaian yang pas atau terlihat ketat sering dikhawatirkan bisa mengganggu kesehatan bunda dan bayi.

Berikut adalah alasan-alasannya.

Benarkah pakai baju ketat saat hamil bikin keguguran?

BACA JUGA: 3 Penyakit Ini Bisa Terjadi Pada Wanita yang Gunakan Pakaian Ketat

Banyak orang percaya pakai baju ketat bisa membuat bayi dalam kandungan terhimpit, bahkan sampai keguguran.

Pada kenyataannya, belum ada kasus keguguran kandungan karena ibu hamil mengenakan pakaian yang terlalu ketat. Pakaian yang ketat biasanya tak sekuat itu hingga bisa menyebabkan janin atau rahim tergencet.

Meskipun pakai baju ketat saat hamil tak bisa bikin keguguran, ada beberapa risiko yang sebaiknya anda hindari. Ini dia akibat-akibat dari pakai baju ketat saat hamil.

1. Memicu maag (heartburn)

Hindari memakai baju yang terlalu ketat, terutama di daerah perut dan pinggang. Pasalnya, proses pencernaan ibu hamil lebih lambat dari orang-orang pada umumnya.

Kalau makanan yang menumpuk di lambung dan belum selesai dicerna ditekan dari luar, asam lambung dan makanan tersebut bisa naik ke kerongkongan dan menyebabkan maag.

2. Infeksi ragi vagina

Hati-hati kalau bunda pakai legging, celana jins ketat, atau pakaian dalam yang sesak. Ibu hamil biasanya memproduksi cairan vagina lebih banyak.

Area kewanitaan anda pun jadi lebih lembap. Kalau tidak ada sirkulasi udara di area tersebut, bakteri dan ragi akan berkembang biak dengan pesat. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi ragi vagina.

3. Menghambat aliran darah

Pada saat kehamilan, ibu dan bayi membutuhkan suplai darah yang lebih banyak dan lancar. Maka, volume darah dalam tubuh ibu hamil pun meningkat kira-kira hingga 50% dari orang biasa. Pakaian yang terlalu ketat bisa menghambat aliran darah tersebut.

Jantung pun harus bekerja lebih keras lagi untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Belum lagi karena aliran darah tidak lancar, bunda mungkin jadi lebih sering kesemutan.

4. Nyeri punggung, kaki, dan dada

Jika selama ini bunda mengalami nyeri di bagian-bagian tubuh seperti punggung, kaki, dada, dan perut, mungkin karena bunda masih sering pakai baju ketat saat hamil.

Baju yang ketat akan menghambat aliran darah dan menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada bagian-bagian tubuh tertentu.

BACA JUGA: 4 Bahan Aman untuk Atasi Jerawat Ibu Hamil

Lalu, bagaimana pakaian yang aman untuk ibu hamil?

Supaya terhindar dari beragam risiko pakai baju ketat saat hamil, gunakan pakaian yang longgar, menyerap keringat, dan nyaman. Muslimah bisa juga cukup memakai gamis saja, yang berbahan adem.

Bisa juga memilih pakaian khusus ibu hamil atau belilah pakaian dengan ukuran yang lebih besar dari biasanya. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.