Unik, Informatif , Inspiratif

Benarkah Setelah Stres, Tubuh Manusia Bisa Lebih Kuat?

0

Ada misteri bagi kalangan ilmuwan, mereka sejak lama telah memperhitungkan mengapa sel-sel tubuh manusia bisa jadi lebih kuat setelah melalui periode pendek saat stres.

Seperti dikutip Science Daily, para periset di Sanford Burnham Prebys Medical Discovery Institute (SBP), menunjukkan bahwa rahasia untuk bertahan menghadapi stres ada pada kemampuan sel manusia untuk menyingkirkan jaringan tubuh yang tak dibutuhkan.

BACA JUGA: Stress? Selfie Aja! Waduh …

Sebagai contoh, ketika angkat beban. Saat itu, serat-serat dalam otot Anda bereaksi membuatnya tegang. Selagi dalam pemulihan, otot Anda membangun ulang serat-serat yang akan menjadikan Anda lebih kuat dari sebelumnya. Itulah kira-kira yang dimaksud para periset, hanya saja mereka bicara dalam level molekuler.

Ya, sel-sel di tubuh manusia mengandalkan proses yang disebut autophagy, dalam bahasa Yunani kuno bermakna melahap diri sendiri, untuk memusnahkan molekul-molekul tua, rusak, atau tak dibutuhkan oleh tubuh. Sel-sel ini kemudian dibakar menjadi energi atau diperbaharui menjadi molekul-molekul baru.

Autophagy telah lama diasosiasikan dengan memperpanjang usia. Para peneliti berharap temuan ini dapat melahirkan perawatan-perawatan baru yang dapat membantu mengatasi gangguan saraf seperti Parkinson, Alzheimer dan Huntington yang disebabkan oleh gumpalan protein yang berbahaya.

Sebenarnya proses autophagy ini, terjadi secara alami. Namun, ternyata terjadinya peningkatan adalah ketika tubuh merespons stres ringan yang diakibatkan oleh panas, tekanan, atau tegangan.

Jadi, jika proses ini lebih sering terjadi dalam tubuh, akumulasi sel-sel rusak dalam tubuh jadi berkurang. Sebaliknya, banyak sel baru. Hal ini memungkinkan tubuh lebih sehat, dan umur lebih panjang. []

Sumber: Beritagar.com


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline