memotong kuku
Benarkah Wanita Datang Bulan Tidak Boleh Potong Kuku

Benarkah Wanita Datang Bulan Tidak Boleh Potong Kuku?

INSPIRADATA. Datang bulan atau haid selalu dialami oleh setiap wanita setiap bulannya. Terdapat dispensasi khusus bagi wanita yang sedang datang bulan yaitu tidak boleh puasa dan shalat. Namun pernahkah anda mendengar bahwa wanita yang yang sedang datang bulan dilarang memotong kuku dan rambut?

Dilansir oleh Wowfakta, Ustadz Ahmad Syarwat menjelaskan bahwa dalil sharih dari Rasulullah SAW tentang tidak bolehnya wanita memotong kuku dan rambut saat datang bulan belum ditemukan. Kalau pun ada, hal itu lebih merupakan ijtihad para ulama, dengan mengaitkan kewajiban membasahi seluruh tubuh dengan air saat mandi janabah.

Jadi hal ini lebih merupakan nalar logika sebagian ulama, bahwa wanita  yang datang bulan itu wajib mandi dan bersuci sebelum dibolehkan shalat atau puasa atau mengerjakan jenis ibadah lainnya. Maka secara logika, bila pada saat datang bulan itu dia memotong kuku dan rambut, lalu potongannya dibuang, maka ketika mandi janabah, potongan rambut dan kuku itu tidak termasuk yang disucikan. Sehingga untuk menghindari hal itu, wanita dilarang memotong rambut dan kuku saat datang bulan.

Ustadz Ahmad Syarwat menegaskan, ini hanyalah logika dan nalar. Bukan berasal dari nash Quran atau nash hadis nabawi. Sebab dari sekian banyak ajaran yang telah Rasulullah SAW sampaikan kepada kita, tak sekali pun beliau menyebutkan larangan itu, baik dalam hadits ataupun dalam ayat Al-Quran Al-Karim.

Bahkan dalam kitab fikih yang muktamad, kalau kita telusuri hal-hal yang dilarang dikerjakan oleh orang yang sedang dalam keadaan junub, tak satu pun yang menyebutkan tidak boleh memotong kuku dan rambut. Yang jelas-jelas dilarang untuk dikerjakan oleh orang yang junub adalah:

1. Shalat atau sujud tilawah
2. Tawaf di sekitar ka’bah
3. Menyentuh mushaf Al-Quran Al-Karim
4. Membaca ayat Al-Quran Al-Karim dengan lisannya bukan dalam hati, kecuali doa yang lafaznya diambil dari ayat
5. I’tikaf di masjid atau masuk ke dalam masjid di luar i’tikaf

Hanya inilah yang kebanyakan disebutkan para ulama dalam masalah larangan buat wanita yang sedang datang bulan. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *