Bendera Palestina Tertera dalam Kaos Klub Rugby Universitas London

Bendera Palestina Tertera dalam Kaos Klub Rugby Universitas London

goldsmiths-rugbyINSPIRADATA. Klub Rugby Universitas London menempelkan lambang bendera Palestina dalam kaos mereka, sebagai bentuk solidaritas terhadap negara yang dijajah oleh Israel tersebut.

Goldsmiths Rugby Football Club mengatakan, keputusan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina serta BDS (Boikot, Divestasi dan Sankisi) terhadap Israel.

Dalam gambar di halaman Facebook klub Universitas London itu menunjukkan, para anggota mengenakan kit baru, yang mencakup bendera Palestina yang ditempatkan di lengan baju.

“Kami berharap melalui kerjasama masyarakat dengan Goldsmiths tahun ini, kita dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk mendukung BDS terhadap Israel,”

Goldsmiths tidak mennolak keputusan klub rugby untuk menempatkan bendera Palestina di lengan. Namun juru bicara perguruan tinggi menyangkan hal tersebut, meski klub ini berdiri secara independen.

Meski demikian, persatuan mahasiswa Universitas London ini memukul balik dengan mengatakan, kecaman universitas terhadap klub rugby ini sama saja dengan merusak karya besar mereka yang terlibat, dalam mandat politik dari badan mahasiswa.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan bersama dengan klub Goldsmiths Rugby, persatuan mahasiswa perguruan tinggi menyamakan langkah klub dengan “kekuatan salut hitam” di Olimpiade 1968 saat upacara medali, ketika tindakan terbaru dari pemain Amerika, yang menolak untuk berdiri saat lagu kebangsaan AS dinyanyikan.

“Olahraga harus mempersatukan dan dimainkan oleh semua tanpa batas,” seru persatuan mahasiswa, dilansir dalam Midle East Eye pada hari Rabu (2/11/2016).

“Kami percaya bahwa hak istimewa yang kita miliki di Inggris untuk bermain olahraga sama dengan hak yang harus dimiliki oleh rakyat Palestina, dan ini adalah tindakan pengingat, ” tambah mereka.

Goldsmiths Union memperbaharui komitmen untuk mendukung gerakan BDS terhadap Israel sejak tahun serta mengajukan mosi secara resmi guna mendukung kampanye Palestina.

Keputusan ini menarik pujian nasional, termasuk Shelly Asquith, Wakil Presiden Kesejahteraan di National Union of Students, yang menggambarkan keputusan itu sebagai dukungan solidaritas besar untuk Palestina.”[]


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

Akankan Mou Sukses di Spurs?

Tujuannya jelas: mengarahkan klub kembali ke empat besar dalam jangka pendek dan, selama 18 bulan ke depan, mendapatkan beberapa trofi. Bisakah Mou?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *