Unik, Informatif , Inspiratif

Bentuk Logo dan Kop ‘2019PrabowoPresiden’ yang Dituding Bersiasat Nakal

0

Pihak 2019PrabowoPresiden membantah tudingan Menkum HAM Yasonna Laoly yang menyebut gerakan tersebut menggunakan siasat nakal karena mendaftarkan perkumpulan dengan tulisan ‘2019PrabowoPre(spasi)siden’.

Mereka pun menunjukan bentuk kop surat mereka yang tertera di dalamnya gambar bakal capres 2019 Prabowo Subianto dengan tulisan tagar 2019PrabowoPresiden di bawahnya.

Sementara itu, di bagian samping tertulis ‘Presidium Pusat 2019PrabowoPre Siden’ dengan penggunaan spasi antara ‘pre’ dan ‘siden’.

BACA JUGA: Prabowo Dituduh Langgar Aturan Masjid, Ini Balasan Gerindra

Alamat sekretariat pusat tertelak di Jalan Iskandarsyah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

prabowo, Bentuk Logo dan Kop ‘2019PrabowoPresiden’ yang Dituding Bersiasat Nakal
Bentuk kop surat perkumpulan 2019 Prabowo Presiden. (Foto: dok. istimewa)

Inisiator Gerakan Nasional Prabowo Presiden, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, sejak awal mendaftarkan ke Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum HAM, mereka sudah memakai tulisan ‘2019PrabowoPre Siden’.

Gerakan ini juga sudah memiliki kepengurusan hingga AD/ART.

“Memang sudah ada spasi. Kami daftarkan memang ada spasi kok. Jadi jelaskan ke Pak Menteri, kami taat hukum yang berlaku. Bahwa kami mendaftarkan pakai spasi, keluarnya pakai spasi,” tutur Dasco.

“Kami menganggap Kumham di sistemnya bahwa diperbolehkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Yasonna menjelaskan perkumpulan tagar 2019 Prabowo Presiden tidak terdaftar di kementerian. Surat bernomor AHU-0010834.AH.01.07.TAHUN 2018 itu disebut sebagai penyiasatan. Sebab, badan hukum tersebut didaftarkan menggunakan nama tagar prabowo presi (spasi) den.

Hal itu, pun membuat sistem AHU online menerima pendaftaran tersebut. Padahal, pada pasal 59 ayat 1 UU Nomor 16 tahun 2017 tentang Penetapan Atas Perppu Nomor 2 Tahun 2017, dengan tegas melarang nama instansi Pemerintah digunakan sebagai nama perkumpulan.

BACA JUGA: Menkum HAM Sebut Kontroversi ‘2019PrabowoPre Siden’ Siasat Nakal

“Notaris yang mendaftarkan perkumpulan itu agak nakal. Dia menyiasati dengan mendaftarkan PERKUMPULANTAGAR2019PRABOWOPRESI DEN atau #2019PrabowoPre siden. Untuk menyiasati sistem, dibuat spasi antara kata Presi dan den,” ujar Yasonna dalam keterangannya dikutip detikcom.


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.