Cabai Terpedas (Ilustrasi)

Berani Konsumsi Cabai Ini? Cek Dulu Resikonya Bagaimana!

INSPIRADATA. Baru-baru ini para peneliti dari University of Nottingham dan petani di perkebunan Tom Smith, Inggris. Mengembangkan sebuah varian cabai yang disebut-sebut paling pedas di dunia, cabai ini bernama Dragon’s Breath atau yang artinya ‘Nafas Naga’. Mengapa terpedas? Karena skala kepedasan cabai ini mencapai 2,48 juta unit Scoville, mengalahkan skala cabai terpedas sebelumnya yakni 1,5 juta unit Scoville. Demikian disitat dari Detik, (21/5/2017).

Karena saking pedasnya cabai ini, maka para peneliti tidak merekomendasikan untuk mengonsumsinya. Alasannya sungguh mengejutkan, karena jika dikonsumsi, ada kemungkinan membuat seseorang meninggal yang disebabkan tingkat kepedasannya.

Profesor Paul Bosland dari Chile Pepper Institute menjelaskan bagaimana reaksi yang terjadi pada tubuh jika mengonsumsi cabai. Ketika seseorang memakan cabai, ada senyawa kimia bernama capsaicin yang akan bereaksi dengan reseptor di sepanjang saluran pencernaan. Di mulut capsaicin ini bertanggung jawab menimbulkan rasa panas dan sakit yang biasa orang-orang rasakan.

Nah, ketika capsaicin di dalam suatu cabai jumlahnya sangat tinggi, maka reaksi yang ditimbulkan pun akan lebih dari sekedar sensasi terbakar saja. Sebagai reaksi untuk mendinginkan panas ekstrem tubuh akan mengembangkan gelembung berisi cairan atau lepuhan di area yang terpengaruh capsaicin.

“Tubuh akan merasakan ada luka bakar dan mengorbankan lapisan sel di bagian permukaan. Seperti ‘Ok, mereka harus mati untuk mencegah panas menyebar ke bagian yang lebih dalam,'” ungkap Paul.

Pada cabai Dragon’s Breath permukaan kulit melepuh saja mungkin tidak cukup untuk meredakan panas yang ditimbulkannya. Paul mengatakan seseorang bisa tetap merasa sakit kepedasan selama 20 menit karena capsaicin akan terus merangsang reseptor yang berada jauh di dalam permukaan.

Pernah ada kasus seorang pria muntah-muntah begitu hebat sampai tenggorokannya sobek ketika mengonsumsi cabai setan. Sebagai perbandingan, skala kepedasan cabai setan saja hanya satu juta unit Scoville, jauh sekali dengan skala kepedasan Dragon’s Breath.

Pada beberapa kasus mengonsumsi cabai yang terlalu pedas diketahui bisa menimbulkan shock anafilaktik. Dampaknya jalur napas seseorang bisa tertutup dan tentu akan fatal bila tak ditolong. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *