Foto: [NEW]Blog.UAD

Berapa Lama Waktu Ideal untuk Tidur?

Foto: [NEW]Blog.UAD
Foto: [NEW]Blog.UAD
INSPIRADATA. Banyaknya waktu tidur yang diperlukan seseorang tergantung pada banyak faktor, diantaranya usia, kesehatan, daya tahan fisik, dan aktivitas mental. Secara umum, bayi yang baru lahir memerlukan tidur sekitar 16 jam sehari. Pada usia 6 bulan setelah kelahiran, waktu tidur menurun menjadi sekitar 13 jam sehari.

Remaja memerlukan rata-rata waktu tidur sekitar 9 jam sehari. Sedangkan kebanyakan orang dewasa memerlukan tidur rata-rata 7-8 jam sehari. Tentu saja banyak orang yang tidur diluar waktu ideal tersebut. Ada yang tidur lebih lama atau lebih sedikit dari waktu ideal yang diperlukan untuk tidur.

Dikutip dari psikologionline, sebuah penelitian di Amerika Serikat yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas California San Diego bekerjasama dengan perkumpulan Masyarakat Kanker Amerika (American Cancer Society) menunjukkan adanya hubungan antara waktu tidur dan tingkat kematian. Dipublikasikan tahun 2002 dalam jurnal Archives of General Psychiatry, mereka menemukan bahwa seseorang yang tidur antara 6-7 jam sehari memiliki rata-rata tingkat kematian paling rendah. Adapun angka rata-rata harapan hidup terbaik ada pada mereka yang tidur selama 7 jam sehari.

Seseorang yang tidur 8 jam atau lebih dan atau kurang dari 4 jam pada malam hari menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata tingkat kematian dibandingkan dengan mereka yang tidur 6-7 jam sehari. Mereka yang tidur 8 jam sehari, 12 % lebih tinggi resiko kematiannya dalam 6 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidur 7 jam sehari.

Mereka yang tidur kurang dari 5 jam sehari hidup lebih lama daripada mereka yang tidur 8 jam atau lebih dalam sehari. Penelitian selama 6 tahun yang melibatkan 1,1 juta subjek penelitian berumur antara 30-102 tahun tersebut menunjukkan kepada kita bahwa tingkat tidur paling ideal bagi orang dewasa adalah 6-7 jam sehari, dimana 7 jam sehari adalah yang terbaik.

Tidur selama itu diharapkan bisa mengurangi resiko kematian. Sebaliknya penelitian tersebut memperingatkan kita agar jangan tidur lebih dari 8 jam sehari atau kurang dari 4 jam sehari sebab mempertinggi resiko kematian.

Penelitian lain di Jepang yang melibatkan 104,010 partisipan yang terdiri dari 43,852 laki-laki dan 60,158 perempuan dengan rentang umur 40-79 tahun, oleh oleh Dr. Akiko Tamakoshi dan Dr. Yoshiyuki Ohno menunjukkan hal serupa.

Sebagaimana dipublikasikan dalam Jurnal Sleep dengan judul ‘Self-Reported Sleep Duration as a Predictor of All-Cause Mortality: Results from the JACC Study, Japan’, durasi tidur selama 7 jam pada malam hari memiliki resiko kematian paling rendah. Diketahui juga bahwa ternyata laki-laki tidur lebih lama dibanding perempuan dan orang yang lebih tua tidur lebih lama daripada yang lebih muda.

Bagaimana dengan waktu tidur binatang? Waktu tidur setiap binatang bervariasi. Anjing rata-rata tidur selama 10,1 jam sehari. Kucing rata-rata tidur 12,5 jam sehari. Opossum memiliki rata-rata waktu tidur 18 jam sehari. Gajah memiliki rata-rata waktu tidur 3 jam sehari. Rupanya semakin besar tubuhnya maka waktu tidur semakin pendek.

Dimungkinkan karena binatang yang lebih besar memiliki rata-rata penggunaan otak, metabolisme dsan temperatur tubuh yang lebih rendah sehingga hanya diperlukan waktu lebih sedikit untuk tidur.[]

Sumber:www.islampos.com


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *