Sosial Media

Berikut Tips agar Anda tetap Dingin Menyikapi Nyinyiran di Sosial Media

INSPIRADATA. Perhelatan Politik di Indonesia belakangan ini banyak menuai kontroversi. Terutama Pilkada serentak yang sedang digelar dalam rentang tahun 2017-2019. Alih-alih memberikan pencerdasan kepada masyarakat terkait dengan kehidupan berdemokrasi, justru yang ada tiap kubu malah saling bentrok.

Berbeda dengan zaman orde baru dulu, ketika pemilihan orang-orang merahasiakan pilihannya. Namun saat ini semuanya serba terbuka, mulai dari yang fanatik mendukung sampai yang kontra, terlihat jelas sekali.

Hal ini merupakan dampak dari berkembangnya era teknologi pada dewasa ini. Arus informasi begitu cepat tersebar. Media sosial pun menjadi alat yang ampuh untuk kita saling bertukar informasi, mulai dari yang asli sampai yang hoax. Lewat sosial media juga, para kubu tersebut sering saling sindir satu sama lain.

Tapi, banyak juga diantara kalian yang bersikap netral terhadap kubu politik. Akan tetapi tantangannya bagi yang netral adalah gerah melihat media sosial yang setiap hari dibuka isinya mengenai politik. Tak hanya di media sosial, bahkan di dunia nyata pun tema-teman kita kerap membahas politik.

Nah, bagaimana kira-kira cara yang ampuh untuk menyikapi hal tersebut? Simak tips berikut ini sebagaimana dikutip oleh idntimes, Senin (15/5/2017).

1. Kurangi Bermain Sosial Media

Cara pertama yang paling gampang yaitu, kurangi bermain sosial media. Kamu bisa melakukan hal-hal lain yang positif seperti dateng ke event hobi, berenang, nongkrong sama komunitas hobi, berburu kuliner enak, liburan, nulis, gambar, dan kegiatan asyik lainnya.

Gunakan sosial media cuma untuk meng-update status dan kegiatan yang memang ingin Kamu share, hindari membaca timeline apalagi kalau baris pertama timeline Kamu saja sudah bernuansa kebencian.

2. Unfollow Teman yang Hobi Nyinyir tentang Politik

Cara ampuh selanjutnya yaitu dengan unfollow beberapa teman Kamu yang membawa energi nyinyir yang dasyat. Fitur unfollow pada Facebook sangat berguna untuk menyembunyikan postingan teman-teman yang cukup mengganggu agar tidak memenuhi timeline Kamu.

Sisi positif cara ini adalah, kamu tidak perlu takut mereka bakal sakit hati kalau Kamu unfriend. Sayangnya, fitur ini cuma ada di Facebook. Kalau di Twitter, Kamu bisa memanfaatkan fitur filtering yang biasa tersedia di aplikasi Twitter pihak ketiga. Sedangkan untuk Path dan Instagram, Kamu bisa dengan tega menghapus mereka atau ikuti cara pertama.

3. Follow Akun yang Positif

Untuk meghibur hati yang sedang panas, Kamu juga bisa mengikuti akun-akun lucu yang bertebaran di media sosial seperti akun meme luar negeri, akun review gadget jika Kamu suka mengikuti perkembangan gadget, akun tutorial make up, akun bisnis, dan sejenisnya.

Akun-akun dengan isi positif akan menyingkirkan hawa negatif yang ‘menggerayangi’ hati dan pikiran Kamu. Badan jadi rileks, jiwa pun jauh lebih tenteram. Nggak sulit, kan?

4. Jika Terjebak di Tengah Obrolan, Tolaklah dengan Halus

Meski berhasil menghindar di sosial media, kadang kita akan terjebak pada situasi di mana harus terjerumus dengan obrolan politik padahal sedang nongkrong cantik di cafe favorit. Jika emang Kamu nggan membahasnya, Kamu jangan diam saja! Utarakan baik-baik kalau Kamu kurang nyaman dengan topik tersebut dan hanya ingin ngobrol tentang hal-hal seru lainnya.

Namun jika memang cukup tabah menghadapinya, Kamu bisa jadi pendengar yang baik tanpa harus mengutarakan apapun. Karena saat ini, masalah politik bisa memecahkan berbagai pihak. Kamu yang dulunya bersahabat dengan A, justru bisa jadi musuh bebuyutan karena Kamu berbeda pandangan dengan A. Kalau Kamu memang tidak ingin hal tersebut terjadi, maka cara terbaik adalah menghindarlah hingga suasana menjadi kondusif kembali. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

dampak buruk bekerja dari rumah

Pekerja Keras Rentan Alami Burnout, Ini Ciri-cirinya

Stres pun biasanya akan datang saat sudah sangat letih bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *