Unik, Informatif , Inspiratif

Bersihkan Bulu Ketiak, Cabut atau Cukur?

0 30

Rambut pada ketiak tumbuh secara alami, namun keberadaannya seringkali membuat tidak nyaman.

Apalagi jika kita tidak rajin melakukan exfoaliating di wilayah ini, bulu ketiak yang dibiarkan akan memperparah kondisi ketiak, terutama soal baunya.

BACA JUGA: 5 Cara Alami Putihkan Ketiak

Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah menghilangkan bulu ketiak itu sendiri. Caranya bisa dengan mencukurnya, atau bisa pula dengan mencabutnya.

Akan tetapi, dari kedua cara ini, mana cara yang lebih efektif?

1. Mencukur

Mencukur bulu ketiak dengan menggunakan pencukur, tidak menimbulkan rasa sakit seperti saat memakai tweezer dan waxing. Cara ini juga memakan waktu yang jauh lebih singkat. Mencukurnya pun bisa menggunakan berbagai cara. Ada yang menggunakan female shaver, ada juga yang menggunakan depilatory cream.

Namun, karena bagian bulu yang hilang hanyalah yang muncul di permukaan, akar rambut masih ada di bawah kulit sehingga hasil bercukur cenderung tidak tahan lama.

Kebersihan pisau cukur pun perlu dijaga karena kalau yang digunakan kotor atau berkarat justru bisa membuat kulit iritasi. Sebaiknya, jangan biarkan pisau cukur basah atau menggunakan bersama dengan orang lain ya.

2. Mencabut

Jika Anda menginginkan hasil yang lebih tahan lama namun lebih efisien, Anda bisa mencoba metode mencabut bulu ketiak dengan menggunakan tweezer atau pinset. Bulu ketiak secara otomatis akan tercabut hingga ke akar-akarnya, sehingga hasil yang Anda dapat juga jadi lebih awet.

Hanya saja, Anda harus tahan dengan rasa sakitnya. Saat Anda mencabut bulu ketiak menggunakan tweezer, akan ada sedikit rasa tidak nyaman. Bahkan, jika Anda tidak berhati-hati, pori-pori kulit ketiak bisa membesar, dan tidak jarang memunculkan benjolan-benjolan kecil.

Selain itu, mencabut bulu ketiak juga memakan waktu yang cukup lama, sehingga hanya bisa dilakukan jika Anda sedang tidak terburu-buru.

BACA JUGA: Bolehkah Cukur Bulu Ketiak?

Jadi, dari kedua cara ini, cara mana yang Anda pilih? []

REDAKTUR: MILA MUNAWWAROH | SUMBER: JOURNAL.SOCIOLLA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline