Foto: Kompas Entertainment

Biskuit Khong Guan yang Melegenda di Hari Raya, Ini Sejarahnya

Nama Biskuit Khong Guan tak dapat dipisahkan dalam daftar kue kering khas Hari Raya di Indonesia. Kuenya yang beraneka ragam dan rasa membuat banyak orang selalu menjadikan Khong Guan dalam daftar sajian khas Hari Raya. Namun, tahukah Anda sejarah biskuit Khong Guan yang melegenda itu?

Biskuit Khong Guan diproduksi oleh Khong Guan Biscuit Factory Indonesia sebagai perusahaan berskala nasional yang bergerak di bidang industri makanan khususnya produk biskuit, wafer dan waferstik.

BACA JUGA: Fakta Kue Sus, Ditemukan pada Tahun 1533

Dalam sekaleng Khong Guan Merah berisi bermacam-macam jenis biskuit, mulai dari krackers, cookies, wafer, shortcake biskuit, wafer, dan cream filled sandwich. Tapi bukan rahasia umum dari sekian banyaknya biskuit yang ada, paling favorit adalah wafer.

Uniknya, produsen meletakkan wafer tersembunyi di antara susunan biskuit lainnya. Ditambah hanya wafer yang dilapisi plastik. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, karena itu salah satu strategi bisnis produsen agar semua biskuit yang ada di dalam kaleng habis.

Hal lainnya yang menjadi daya tarik biskuit ini adalah, gambar lukisan pada kaleng tersebut. Jika kita memperhatikannya secara seksama dan lebih detail, kita akan menemukan gambar pada kaleng Khong Guan yang memperlihatkan satu keluarga sedang duduk dan menikmati sajian kue.

Namun, dalam gambar tersebut hanya melukiskan sosok ibu dan dua anaknya, perempuan serta laki-laki. Tidak ada sosok ayah dalam gambar pada keleng Khong Guan.

Lalu, dimanakah sosok ayah dalam keluarga itu? Ternyata, ini alasan tak ada sosok ayah di kaleng biskuit Khong Guan yang melegenda itu.

Bernardus Prasodjo selaku pencipta gambar itu pernah menjelaskan ketidakadaan sosok ayah dalam kaleng biskuit itu. Ternyata, dalam desain itu sang ayah adalah sosok dibalik kamera yang sedang memotret keluarga harmonisnya.

BACA JUGA:Kolak Ramadhan, Ini Dia Sejarahnya

“Keluarga Khong Guan adalah keluarga yang harmonis. Ayahnya tidak terlihat dalam gambar karena dia sedang memotret keluarga yang disayanginya,” jelas Bernardus. []

Sumber: Otonomi


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Bahaya Menelepon Saat Hujan, Wajib Tahu

Jadi berhati-hatilah menelepon di saat hujan apalagi disertai dengan petir. Bisa-bisa Anda kehilangan nyawa karena hal sepele tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *