sulit hamil

Boleh Tidak Ya, Ibu Hamil Puasa Ramadan Menurut Ahli Medis?

INSPIRADATA. Ramadan. Mungkin Ramadan sudah tinggal menghitung hari saja, banyak sekali persapan yang harus dilakukan oleh setiap muslim untuk menghadapi bulan penuh berkah ini. Termasuk untuk para ibu hamil, pastinya mereka akan bertanya-tanya dan kebingungan tentang boleh atau tidaknya ibu hamil berpuasa.

Dilansir oleh Kumparan, dr. Aristo Farabi yang merupakan PPdS I obestetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu mengatakan bahwa ibu hamil diperbolehkan untuk puasa.

Menurutnya, jika mereka dirasa kuat untuk berpuasa maka tidak ada salahnya untuk berpuasa.

Namun tak sedikit, yang beranggapan tentang dampak yang kurang menguntungkan dari puasa Ramadan terhadap kehamilan mereka.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Antakya di Pakistan meneliti perbedaan antara wanita hamil yang berpuasa dan tidak berpuasa. Dan ternyata tidak didapatkan perbedaan bermakna pada luaran berat bayi, usia kehamilan dan kesejahteraan janin dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak berpuasa. Namun berbeda dengan peningkatan berat badan ibu di mana pada wanita hamil yang tidak berpuasa memiliki peningkatan berat badan lebih tinggi terutama pada trimester 2 dan 3.

“Sudah sepatutnya ibu hamil menjaga kondisi kesehatannya dengan konsumsi makanan yang bernutrisi. Saat puasa Ramadan sebaiknya jaga asupan makanan dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, zink, kalsium, asam folat, yodium, vitamin A dan D serta omega-3 dan asam lemak. Penuhi asupan tersebut saat berbuka puasa dan sahur,” jelas dokter yang juga praktik di Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang.

Menurutnya, ibu hamil yang berpuasa hanya pada waktu-waktu tertentu saja yang tidak diperbolehkan puasa, Yakni pada trimester 1 dan akhir trimester 3.

“Trimester I (umur kehamilan 0-14 minggu) adalah masa yang kurang nyaman bagi bumil dikarenakan pada usia ini gejala-gejala mual begitu tinggi, maka dari itu bila gejala menonjol dan dikawatirkan asupan nutrisi tidak cukup sebaiknya urungkan niat berpuasa. Pada akhir trimester III mendekati waktu persalinan sebaiknya bumil tidak berpuasa dikarenakan pada saat melahirkan dibutuhkan tenaga yang cukup untuk meneran,” jelasnya.

dr. Aristo mengimbau para wanita hamil untuk mengonsultasikan kondisi kandungannya kepada dokter kandungan sebelum memutuskan untuk berpuasa. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *