ayah bawa anak ke masjid
Foto: Google Image

Bolehkah Ayah Bawa Anak Kecil ke Masjid?

Secara syara’ tidak ada larangan untuk membawa anak kecil ke masjid, bahkan hal itu dianjurkan jika usia mereka telah mencapai mumayyiz (menuju akil baligh) dengan tujuan membiasakan mereka melaksanakan shalat.

Selain itu, hal tersebut untuk membangun rasa senang mereka terhadap suasana keimanan di masjid, yang di dalamnya kaum muslimin berkumpul untuk beribadah kepada Allah. Dengan demikian, kecintaan terhadap suasana keimanan tersebut akan menjadi salah satu unsur jati diri mereka.

BACA JUGA: Membawa HP ke Dalam Masjid atau di Depan Kabah, Bagaimana?

Kebolehan ini harus diikuti dalam pengajaran adab (tata krama) di dalam masjid bagi anak-anak itu, seperti larangan mengganggu orang-orang yang shalat, membuat kegaduhan atau melakukan hal-hal yang tidak berguna lainnya. pengajaran ini harus dilakukan dengan kasih sayang.

Para ulama menggunakan beberapa hadist sebagai dalil atas kebolehannya membawa anak-anak kecil ke masjid. Di antaranya adalah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dalam kedua kitab ash-Shahih mereka dari Abu Qatadah al-Anshari r.a. bahwa Rasulullah saw. pernah melaksanakan shalat sambil menggendong Umamah binti Zainab binti Rasulullah saw.

BACA JUGA: Ini Alasan Wanita Tidak Boleh Mengumandangkan Adzan di Masjid

Dalam Fath al-Bari, Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadist ini dapat dijadikan dalil bagi kebolehan membawa anak-anak kecil ke dalam masjid.

Dari hadist di atas dan hadist-hadist lainnya para ulama menyimpulkan bahwa dibolehkan membawa anak-anak kecil ke masjid. Namun demikian, para ulama tetap mengecualikan dari hukum ini anak-anak kecil yang tidak mau berhenti melakukan hal-hal yang tidak berguna meskipun sudah dilarang. Meskipun demikian, nasehat terhadap mereka harus dilakukan dengan kelembutan dan kasih sayang. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *