Bolehkah Lansia Sakit Ikut Puasa?

0

Bagaimana dengan lansia yang ingin berpuasa, tetapi sedang dalam keadaan sakit? Ketua Umum Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) Prof Siti Setiati mengatakan, lansia yang sakit tak wajib menjalankan puasa Ramadhan.

Apalagi jika kaum manula ini punya penyakit akut, misalnya jantung, ginjal, atau kencing manis. Ini karena manula yang diabetes dikhawatirkan mengalami kurang gula saat berpuasa. Dia meminta lansia tidak memaksakan diri berpuasa.

Kalaupun berpuasa, tetapi tengah sakit maka ada beberapa tip yang harus dilakukan. Pertama, minum harus cukup, yaitu 1,5 liter per hari yang dikonsumsi mulai dari buka puasa sampai sahur.

“Utamanya pada saat sahur, lansia ini harus banyak minumnya,” katanya saat temu media Hari Lanjut Usia Nasional 2018, di Jakarta, Senin (14/5) lansir Republika.

Kedua, waktu sahurnya dimundurkan. Jadi, manula bisa makan menjelang imsak. Makanan yang dikonsumsi pun tak sembarangan, harus karbohidrat yang kompleks, perbanyak sayur dan buah.

Kemudian, kurangi makanan berminyak dan goreng-gorengan. Minuman yang manis bisa dikonsumsi saat buka puasa sampai menjelang tidur.

Ia menyarankan jangan mengonsumsi minuman yang manis saat sahur karena bisa merangsang banyak kencing. Minum kopi juga ditahan dulu selama sahur.

Tak hanya itu, perempuan yang juga bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ini meminta obat yang ada harus tetap diminum. “Obat ini bisa dikonsumsi pada saat buka puasa, terutama pada saat menjelang tidur,” katanya.

Di satu sisi, ia meminta lansia menyadari kondisi tubuhnya. Kalau merasa tidak kuat, jangan memaksakan diri dan berbuka puasa secepatnya. Ia juga meminta keluarga terus memantau lansia yang puasa, apalagi yang usianya di atas 80 tahun. []

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline