Bolehkah Memuji Seseorang?

0

Sering kali sebagai seorang manusia saat kita melihat hal yang membuat kita kagum maka akan memujinya. Memberikan hal positif dengan memujinya. Lalu, apakah pandangan islam tentang kebiasaan memuji kelebihan atau suatu hal dalam diri seseorang?

Maka Rasulullah SAW mengingatkan dalam sabdanya,

Dari Abdurrahman bin Abi Bakrah dari bapaknya berkata: Ada seorang yang memuji orang lain di depan orang tersebut, maka berkata Nabi SAW: “Celaka kamu, kamu telah mencelakakan saudaramu! Kamu telah mencelakakan saudaramu!” (dua kali), lalu sabda baginda SAW: “Jika ada seseorang ingin memuji orang lain di depannya maka katakanlah: Cukuplah si fulan, semoga ALLAH mencukupkannya, kami tidak mensucikan seorangpun di sisi ALLAH, lalu barulah katakan sesuai kenyataannya.” (HR Muttafaq ‘alaih dan ini adalah lafzh Muslim)

Dan dari Mujahid dari Abu Ma’mar berkata: Berdiri seseorang memuji seorang pejabat di depan Miqdad bin Aswad secara berlebih-lebihan, maka Miqdad mengambil pasir dan menaburkannya di wajah orang itu, lalu berkata: Nabi Muhammad SAW memerintahkan kami untuk menaburkan pasir di wajah orang yang gemar memuji. (HR Muslim)

Suatu pujian memang akan memberika  rasa senang bagi pihak yang kita puji. Namun jika hal yang kita puji malah membuatnya menjadi ujub, tentulah itu malah memberikan dampak yang negatif. Segala sesuatunya baik, namun jika hal tersebut dilakukan secara berlebihan dan dalam takaran yang tidak pas, tentulah akan berdampak kurang baik. []

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline