berjanji dengan non muslim
Foto: Lisa Fotios

Bolehkah Mengatakan Insya Allah saat Berjanji dengan Non-Muslim?

Rata-rata seorang Muslim yang membuat janji biasanya menggunakan kata Insya Allah yang berarti jika Allah mengijinkan. Namun bagaimana ketika membuat janji dengan non muslim, apakah harus menggunakan kata Insya Allah juga? 

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, perintah ini tertuang dalam Surat Al Kahfi ayat 23-24. ” Dan jangan sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, “ Aku pasti melakukan itu besok hari,” kecuali (dengan mengatakan), ‘Insya Allah’.”

BACA JUGA: Dosakah Tidak Tepati Janji Menikahi?

Ayat ini turun sebagai teguran Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Karena suatu ketika Rasulullah mendapat pertanyaan dari kaum kafir tentang ruh, kisah pemuda asyhabul kahfi, dan Zurkarnain.

“Besok saya kabarkan jawaban pertanyaan kalian,” jawab Rasulullah, seperti tercantum dalam kitab Tafsir Al Qurtubi.

Tetapi, keesokan harinya hingga 15 hari kemudian, jawaban atas pertanyaan itu tidaklah turun sehingga membuat Rasulullah resah. Dalam kondisi tersebut, Allah SWT menurunkan ayat di atas.

BACA JUGA: Ragu Menikah? Ingat 10 Janji Allah SWT Ini

Dari kisah tersebut, diketahui umat Islam wajib mengucapkan kata ‘Insya aAllah’ setiap kali membuat janji. Tidak hanya pada sesama Muslim, melainkan kepada orang lain yang berbeda iman. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *