Unik, Informatif , Inspiratif

Bukan Mainan, Ini 6 Racun Paling Mematikan di Planet Bumi

0

RACUN sangat berbahaya bagi manusia karena bisa merenggut nyawa meski dalam jumlah kecil. Umumnya racun biasa terkandung di hampir semua zat kimia. Entah itu dalam dosis yang cukup tinggi maupun dosis kecil, beberapa senyawa bisa saja menghilangkan nyawa seseorang dalam hitungan jam.

Dikutip dari National Geographic, berikut enam zat kimia yang dianggap sebagai racun paling mematikan di dunia:

Sianida

Racun ini mencegah sel tubuh menggunakan oksigen untuk memproduksi molekul energi. Di dalam racun ini pun terdapat senyawa kimi ion aianida, CN-, senyawa-senyawa yang bisa mengikat atom besi dalam sitokrom C oksidase yang berada di dalam sel mitokondria.

Tanpa kemampuan menggunakan oksigen, sel mitokondria pun tidak dapat memproduksi pembawa energi. Sialnya, jaringan otot jantung dan sel saraf sangat membutuhkan si pembawa energi tersebut.

Digoxin

Zat beracun ini berasal dari bunga foxglove yang bisa ditemukan di Inggris. Racun ini menyerang langsung ke jantung. Ketika racun ini masuk dalam aliran darah, digoxin akan memperlambat kerja jantung hingga akhirnya mengakibatkan berhentinya jantung.

Sebelum hal tersebut terjadi, korban bisa saja mengalami sakit perut, sakit kepala, dan bahkan berhalusinasi.

Arsenik

Meski bisa menjadi racun yang mematikan, arsenik juga dikenal sebagai obat penyakit tertentu. Pada masa lalu, senyawa arsenik digunakan untuk mengobati banyak hal, dari bisul hingga sifilis.

Namun, dalam jumlah yang sedikit lebih banyak, arsenik dapat menyebabkan muntah, kejang, dan akhirnya kematian, hanya dalam beberapa jam.

Tetrodotoxin (TTX)

Tetrodotoxin, juga dikenal sebagai TTX, adalah neurotoksin yang ditemukan di beberapa hewan. Salah satu contohnya adalah ikan buntal. Jika seseorang menelan racun ini, bibirnya akan terasa terbakar, dan ia akan mengeluarkan air liur secara tak terkendali. Setelah itu, ia akan mengalami kejang karena tubuhnya benar-benar lumpuh.

Mengerikannya, TTX dapat menyebabkan kematian hanya dalam hitungan jam.

Polonium

Polonium ditemukan oleh Marie Curie, ilmuwan yang kemudian terbunuh oleh temuannya sendiri. Polonium tidak berwarna, tidak berasa, dan dalam kebanyakan kasus bahkan tidak terdeteksi.

Hal tersebut yang kemudian membuat polonium mendapat julukan “racun yang sempurna”. Polonium memecah organ vital tubuh dan menyebabkan kematian dalam hitungan hari.

Botulinum

Botulinum adalah racun yang ditemukan dalam spesies tertentu dari bakteri. Botulinum digunakan untuk botox dalam dosis yang sangat kecil. Pada dosis yang sedikit lebih besar, Botulinum bisa menjadi racun paling mematikan di dunia, dan menyebabkan kelumpuhan, gagal pernapasan, dan tentu saja, kematian. []

SUMBER: NATIONAL GEOGRAPHIC


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.