, Bunuh Nyamuk dengan Raket Listrik, Apakah Diperbolehkan dalam Islam?
Unik, Informatif , Inspiratif

Bunuh Nyamuk dengan Raket Listrik, Apakah Diperbolehkan dalam Islam?

0

Problem penting yang muncul ketika musim hujan adalah nyamuk. Dalam dunia kesehatan, nyamuk adalah hewan pembunuh nomor 1 di dunia. Pasalnya, nyamuk membawa banyak penyakit berbahaya.

Perlu ada upaya untuk melindungi masyarakat dari penyakit-penyakit tersebut. Berdasarkan kaidah fikih,

“Mudarat itu dicegah sebisa mungkin.” (Al-Wajiz fi Idhah Qawa’id al-Fiqh al-Kulliyyah, Muhammad Sidqi al-Burnu, 256)

Ada beragam cara untuk membunuh nyamuk atau sekedar mengusirnya. Membunuh nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan obat kimia baik bakar atau pun semprot. Sebagian kalangan memanfaatkan aroma dari tanaman tertentu untuk mengusir nyamuk dari dalam ruangan.

Namun, sebagian umat Islam mempertanyakan hukum membunuh nyamuk dengan raket listrik. Mereka mengasumsikan membunuh nyamuk dengan raket listrik itu sama dengan membakar nyamuknya. Membunuhnya dengan api. Padahal, ada hadits yang melarang membunuh binatang menggunakan api.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya api itu tidak boleh digunakan untuk menyiksa kecuali Allah.” (HR. Al-Bukhari No. 2954, 3016)

Membunuh nyamuk dengan raket listrik apakah sama dengan membunuh nyamuk dengan api?

Namanya juga raket listrik. Tentu yang digunakan adalah listrik. Bukan api.

Penjelasan tentang prinsip kerja raket listrik sudah banyak di bahas. Mudah ditemukan di internet. Berikut ini salah satunya.

Di dalam raket nyamuk, terdapat rangkaian osilator penghasil tegangan tinggi.
Rangkaian osilator ini disuplai oleh sebuah baterai isi-ulang 2,4V.

Tegangan tinggi yang dihasilkan oleh osilator ini lalu disearahkan sambil digandakan tegangannya beberapa kali. kemudian disalurkan kepada 3 kawat kasa yang saling berdekatan dengan jarak kritis. Kawat kasa bagian dalam/tengah diberi potential positif, sedang 2 di bagian luar (kiri dan kanan) diberi potential negatif.

Apabila ada nyamuk masuk ke area di antara 2 kawat kasa (bagian luar dan tengah), maka tubuh nyamuk akan menjadi penghantar-perantara bagi tegangan tinggi yang terdapat di antara 2 kawat kasa tersebut. Akibatnya akan terjadi loncatan tegangan dari kawat kasa yang satu kepada kawat kasa lainnya melalui tubuh nyamuk. Nyamuk pun akan mati karena ia telah disambar “petir” dalam skala miniatur.

Dari penjelasan di atas, nyamuk yang menempel pada raket listrik mati karena tersengat listrik. Dengan memanfaatkan sifat fisik nyamuk yang dapat menghantarkan listrik. Jadi bukan mati karena terbakar. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.