harga hotel gantung purwakarta
Foto: Kompas

Butuh Uang Segini untuk Nginap di Hotel Gantung Purwakarta

Indonesia kini mempunyai hotel gantung yang berada di sebuah gunung. Hotel ini diklaim menyaingi hotel gantung yang ada di Peru. Hotel gantung ini letaknya berada di tebing Gunung Parang, Kampung Cisaga, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat. 

Pertanyaannya, berapakah harga menginap satu malam di hotel gantung tersebut?

Salah satu penggagas sky lodge Padjadjaran Anyar sekaligus operator via ferrata Badega Gunung Parang, Dhani Daelami mengatakan ada biaya yang harus dikeluarkan oleh tamu ketika menginap di hotel tersebut.

“Biayanya itu (menginap di hotel gantung atau sky lodge Padjajaran Anyar Purwakarta) besarnya Rp 4 juta untuk per malamnya,” kata Dhani, lansir KompasTravel, Minggu (19/11/17).

Ia menjelaskan, untuk harga yang sudah ditentukan tersebut, untuk satu kamar per malamnya. Sementara, kamar tersebut dapat diisi oleh enam orang tamu. Namun, kata dia, idealnya agar tamu lebih nyaman, kamar tersebut bisa diisi untuk empat orang tamu dewasa. 

Dengan biaya Rp 4 juta ini, Anda juga mendapatkan tiga kali hidangan makanan siap saji dan fasilitas di dalam kamar hotel.

Fasilitas yang dimaksudkan seperti colokan listrik, pendingin ruangan (AC), empat kasur, bantal, selimut, lampu, televisi, meja makan, gelas, sendok, handy talkie, air mineral galon, wastafel, microwave (pemanas makanan), pemanas listrik, dan toilet portable.

Selain itu, menurut Dhani, dari biaya tersebut sudah termasuk biaya asuransi untuk para tamu. Lalu juga alat pengaman yang digunakan saat memanjat melalui via ferrata atau tangga besi dan juga tyrolean atau menyeberang dengan menggantung pada tali yang membentang.

Dhani mengatakan, para tamu tidak perlu khawatir, sebab ketika menginap di hotel gantung, akan ada pemandu yang selalu siaga membantu kebutuhan para tamu.

Seperti halnya saat KompasTravel berada di hotel gantung, guide tersebut memang siap selama 24 jam. Namun, pemandu atau guide tidak menginap di hotel, melainkan membuat tenda di ketinggian 200 meter.

Apabila mereka dibutuhkan, maka akan segera memanjat hingga ketinggian 500 meter, dan memberikan apa yang diminta para tamu.

“Dari situ (biaya menginap) juga termasuk ada guide yang siap selama 24 jam, dan termasuk penjemputan (tamu) dari Kota Purwakarta ke Gunung Parang menggunakan minibus,” kata Dhani.

Ia menambahkan, apabila tamu tidak menggunakan mobil pribadi maka pengelola hotel gantung akan memberikan fasilitas untuk menjemput tamu di Kota Purwakarta hingga sampai di lokasi atau basecamp Badega Gunung Parang. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *