Foto: Rappler

BW, Mantan Timses Anis-Sandi, Ditolak Jadi Panelis Debat oleh Tim Jokowi-Ma’ruf, Ini Alasannya

Saat ini, KPU bersama tim kampanye kedua paslon telah menyepakati enam panelis debat pertama Pilpres.

Enam nama tersebut adalah, Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof. Bagir Manan (mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (ahli Tata Negara), Margarito Kamis (ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK).

Debat pertama akan mengangkat tema hukum HAM, korupsi dan terorisme. Debat pertama ini akan diselenggarakan 17 Januari 2019.

BACA JUGA: Pasca-Pilpres, MUI Bakal Ajukan Aturan Potong Tangan bagi Koruptor

Ditariknya nama mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) dari panelis debat Pilpres dikarenakan BW pernah menjadi tim sukses Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI 2017.

Alasan ini disebutkan oleh Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Aria Bima.

Karena pengalaman sebagai timses Sandiaga saat Pilkada 2017, Bambang Widjojanto mengundang kritikan dari kalangan pendukung Jokowi-Ma’ruf yang meminta supaya BW ditarik mundur dari panelis debat.

BACA JUGA: KPU Tetapkan Enam Panelis Debat Pilpres

“Pendukung kami mengirim keberatan. Sebab kan, syarat dari netralitas itu belum pernah menjadi partisan pilkada maupun parpol,” kata Aria saat dikonfirmasi, Sabtu (5/1/2019).

Aria menambahkan bahwa karena ada keberatan dan setelah pihaknya melakukan pengecekan, pihaknya jadi keberatan jika Bambang Widjajanto jadi panelis.

Meski demikian, Aria mengakui awalnya TKN sepakat dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menetapkan BW jadi panelis.

Sebab BW dinilai punya potensi, ilmu, dan pengalaman yang representatif untuk mengemban tugas itu.
Oleh karenanya, sejak awal BPN mengusulkan nama BW sebagai panelis TKN tak pernah keberatan.
TKN baru menyatakan tidak setuju dalam rapat persiapan debat Pilpres yang keempat.

Aria mengatakan: “Secara terbuka dia sudah menyatakan jadi partisan dalam satu pihak, maka kami sampaikan keberatan itu. Kalau dia menjadi tim panelis, kami nilai aspek netralitasnya yang kami ragu,”

Atas ditariknya nama BW, BPN lantas menarik mundur satu orang panelis yang sebelumnya diusulkan oleh TKN. Ia adalah koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo.

BACA JUGA: Bertemu dengan Prabowo, SBY: Kami ingin Pak Prabowo Menang di Pilpres

Penarikan satu moderator debat usulan TKN merupakan konsekuensi dari ditariknya satu nama moderator yang diusulkan BPN.

Atas penarikan dua moderator tersebut, baik TKN maupun BPN sama-sama sudah sepakat.

Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso saat dihubungi secara terpisah, mengatakan: “Intinya mereka (TKN) enggak nyaman dengan BW, jadi ya sudah, fair enggak apa-apa.” []

SUMBER: KOMPAS


Artikel Terkait :

About Kesit Susilowati

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *