cabai obati jerawat
foto: 123rf

Cabai, Antara Pedas Harganya dan Pedas Bermanfaat

foto: 123rf

INSPIRADATA. Cabai, bahan makanan yang pedas, merah atau hijau, mengkilap dan konon katanya sekarang harganya setara dengan daging, benarkah?

Bagi ibu-ibu, para pecinta pedas dan juru masak sekarang di rumah, mungkin info di bawah ini sangat bermanfaat, berarti dan lain sebagainya.

Mari kita kesampingkan masalah harga, ada seribu manfaat yang terkandung dalam buah pedas ini. Disitat dari Tipscaramanfaat.com, berikut beberapa manfaat dan kandungan yang terdapat dalam cabai:

Penghilang rasa sakit

Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.

Detoxicants

Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.

Capsaicin

Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.

Antibiotik

Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.

Otak

Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.

Kanker

Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.

Serangan Jantung

Cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine yang tinggi. Tingkat homocysteine tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol

Penyakit paru-paru

Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara pada paru-paru yang akan mengurangi keluhan asma dan keluhan yang disebabkan asap rokok yang mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan merokok. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *