Unik, Informatif , Inspiratif

Cancel Ojek Online, Pria Ini Dipukuli Driver

0

Seorang pria menjadi korban pemukulan driver Grab karena melakukan cancel order ojek online. Korban bernama Jefri Ardiansyah (28) itu pulang ke Sidoarjo. Dari kampung halamannya, dia kemudian bicara soal kekerasan yang dilakukan terhadapnya.

Jefri tinggal di Kabupaten Sidoarjo. Saat dijumpai di rumahnya, Jefri sedang dalam pemulihan akibat pemukulan yang dideritanya.

“Kan di Grab ada menu Cancel misalnya karena kelamaan. Masa cancel harus dihajar, dapat kekerasan,” kata Jefri mengungkapkan kekecewaannya.

Jefri lalu bercerita, peristiwa tersebut terjadi pada 25 Juli 2017 tengah malam, dia ketika itu baru pulang bekerja di Mall Pondok Indah dan pulang naik Grab. Belum lama berjalan, dia kemudian diberhentikan oleh 3 driver Grab dan 1 driver Gojek.

“Tiba-tiba di situ langsung dihajar. Ancaman sih iya, awas kalau kamu cancel lagi,” kata Jefri.

Jefri menceritakan ia dipukul di kepala 2 kali, di kening 2 kali, di leher kanan 1 kali, dan yang cukup parah adalah matanya dipukul 2 kali sehingga menjadi merah.

“Yang melerai security mal, kurang lebih dalam waktu 1 menit. Setelah itu mereka melarikan diri sambil bilang, ‘awas sekali lagi elo cancel, baru habis’,” kata Jefri, seperti dilansir detikcom.

Driver Grab yang sedang dipesan Jefri kemudian mengantarnya ke rumah sakit di Jl Radio Dalam. Jefri selama sehari dirawat di sana lalu ia melapor ke Polsek Kebayoran Lama pada Kamis (27/7/2017).

“Polsek bilang segera ditindak, tapi sampai sekarang belum ditelepon lagi sama polsek,” ujar Jefri.

Kemudian pada Jumat 28 Juli 2017 pagi, Jefri pulang ke Sidoarjo dan melanjutkan rawat jalan di sana.

“Mata kanan masih sakit,” pungkas Jefri. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.