tidur mendengkur, mendengkur
Foto: MoneySmart.

Cara Berhenti Mendengkur Berdasarkan Ajaran Islam

Sebagian besar orang akan mengalami tidur mendengkur. Biasanya seseorang akan mendengkur saat ia sangat lelah, sehingga tidak sempat memperhatikan adab yang perlu dipenuhi sebelum tidur. Tapi tidak jarang juga tidur mendengkur menjadi kebiasana yang sulit dihilangkan.

Lalu, bagaimana solusinya?

Kebiasaan mendengkur sudah tentu tidak sehat. Selain dari pada kualitas tidurnya terganggu juga mendatangkan berisiko lebih tinggi terserang berbagai penyakit.

BACA JUGA: Ternyata Ini 7 Manfaat Tidur Pakai Guling

Adapun mendengkur itu terjadi ketika sirkulasi udara dari hidung ke tenggorokan tak lancar saat tidur. Nah, hal inilah yang membuat jaringan sekitarnya bergetar dan menghasilkan suara dengkuran.

Pada umumnya orang yang tidur mendengkur memiliki jaringan hidung dan tenggorokan yang lebih rentan bergetar. Apalagi setelah memasuki usia paruh baya, tenggorokan akan mulai menyempit, dan tonus otot di tenggorokan menurun.

Maka, perlu diperhatikan dalam perubahan gaya hidup, rutinitas tidur yang sehat, dan latihan tenggorokan dapat membantu mencegah kebiasaan mendengkur.

Masalah pernafasan menjadi salah satu penyebab mendengkur. Adapun cara menghilangkan kebiasaan ini, islam telah mengaturnya sedemikian rupa sebelum hal ini terjadi.

Pernahkah disuruh mengambil wudhu sebelum tidur, padahal tidak ada masalah dengan tidurnya, apalagi sampai mendengkur. Ternyata dalam berwudhu ada bagian pembersihan hidung (istinsyaq). Hal tersebut bisa menghilangkan kotoran-kotoran yang menyangkut di rongga hidung, sehingga udara akan masuk tanpa terkendala oleh apapun.

BACA JUGA: Waspada, Kelebihan atau Kekurangan Tidur Bisa Mematikan!

Adapun cara tidur ala Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasllam, dengan memiringkan tubuh ke arah kanan sambil berzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat. Dunia kedokteran modern sudah membuktikan manfaat dari posisi tidur yang seperti ini sangat dianjurkan dan dapat menghentikan dengkuran.

Tidak sampai di sana, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pun tidak pernah tidur dalam keadaan perut yang penuh. Sebab akibatnya, dapat menyebabkan kegemukan yang berakibat pada tidur mendengkur. []

SUMBER: ABIUMMI


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *