Cegah kanker serviks dengan vaksin HPV
Foto: Cegah kanker serviks dengan vaksin HPV

Cegah Kanker Serviks, Anak Perempuan dan Pria Dewasa Wajib Vaksin HPV

 

Cegah kanker serviks dengan vaksin HPV
Foto: Cegah kanker serviks dengan vaksin HPV

INSPIRADATA. Ketua HOGI, Prof. Dr. dr. Andriyono, SpOG(K) sarankan agar anak-anak perempuan dan para laki-laki agar diberi vaksin HPV. Hal ini agar dilakukan agar pencegahan kanker serviks dapat dilakukan sejak dini. Demikian disitat dari CNNIndonesia, Senin (17/4/2017).

“Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan pada anak-anak usia 8 tahun, hal ini dikarenakan daya imunitas anak usia tersebut masih bagus,” ujar Prof. Dr. dr. Andriyono, SpOG(K).

Namun disisi lain Dr Christian Jessen yang dikenal lewat acara televisi Embarrassing Bodies mengungkapkan bahwa seharusnya laki-laki juga mendapatkan vaksinasi tersebut.

“Faktanya sekalipun wanita terjangkit kanker serviks, namun laki-laki juga berpotensi membawa virus ini dan menyebarkannya lewat kontak seksual,” ujar Dr Christian Jessen.

Jessen mengungkapkan bahwa fakta bahwa laki-laki tak diberi vaksin pencegah kanker serviks adalah hal yang bertentangan dengan sistem kesehatan di seluruh dunia yang ingin memerangi HPV.

“Banyak negara yang memberi vaksinasi untuk laki-laki dan perempuan usia 12-13 tahun. Namun di Inggris, NHS memberi prioritas untuk perempuan terkait adanya masalah budget. Hal ini berarti bahwa mereka memberi target khusus pada anak perempuan usia 12-13 tahun, dan juga grup berisiko tinggi seperti kaum homoseksual,” ujar Jessen.

HPV adalah virus penyebab kanker serviks dan memiliki 100 tipe yang berbeda. Sebagian besar di antaranya tidak berbahaya. Namun, beberapa jenis lainnya bisa menyebabkan berbagai jenis kanker termasuk kanker serviks, anal, penis, kepala dan leher.

Strain virus lainnya dari HPV yang berpindah lewat transmisi seksual bisa menyebabkan infeksi di area intim. Ini merupakan penyakit yang sering dialami perempuan Inggris setelah klamidia.

HPV adalah virus yang sangat mudah berpindah. Seseorang tak harus melakukan penetrasi seksual penuh untuk memindahkan virus tersebut. Hanya sekadar sentuhan kulit ke kulit dari satu orang carrier (pembawa virus), HPV sudah bisa berpindah.
Jessen mengungkapkan bahwa vaksin bisa menawarkan perlindungan 90 persen dari serangan kanker serviks, 90 persen dari kemungkinan kanker anal, 90 persen infeksi organ intin, 85-90 persen kanker vulva, 80-85 persen kanker vagina. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *